Kronologi Diskusi CLS FH UGM, Ancaman, hingga Pembatalannya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:21 WIB
"Teror dan ancaman ini berlanjut hingga tanggal 29 Mei 2020, dan bukan lagi hanya menyasar nama-nama tersebut, tetapi juga anggota keluarga yang bersangkutan," tutur Sigit.
Dalam teror melalui teks yang dikirim kepada orang tua dua mahasiswa kegiatan, pengancam meminta mereka mendidik anak-anaknya. Sang anak diminta datang ke Polres Sleman atau akan ada yang menjemput. Bahkan dalam ancaman itu disebutkan akan dibunuh.(Baca juga: Tuai Polemik, CLS FH UGM Ganti Tema Diskusi 'Pemecatan Presiden' )
"Demi alasan keamanan, pada siang hari tanggal 29 Mei 2020 siang, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan diskusi tersebut," kata Sigit.
Dalam teror melalui teks yang dikirim kepada orang tua dua mahasiswa kegiatan, pengancam meminta mereka mendidik anak-anaknya. Sang anak diminta datang ke Polres Sleman atau akan ada yang menjemput. Bahkan dalam ancaman itu disebutkan akan dibunuh.(Baca juga: Tuai Polemik, CLS FH UGM Ganti Tema Diskusi 'Pemecatan Presiden' )
"Demi alasan keamanan, pada siang hari tanggal 29 Mei 2020 siang, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan diskusi tersebut," kata Sigit.
(abd)
Lihat Juga :