Ratusan Siswa SDIT Nurul Islam Antusias Ikuti Uji Coba PTM Terbatas

Senin, 23 Agustus 2021 - 11:28 WIB
"Jadi per kelas hanya 14 anak. Lainnya, tetap bisa mengikuti pelajaran secara daring di rumah masing-masing. Ini dilaksanakan secara bergantian, sehingga setiap siswa mengikuti PTM tiga kali dalam satu minggu," terangnya. Baca juga: Vaksinasi Pelajar 100 Persen Jadi Syarat PKM, Ini Kata Kadisdik Kota Bandung

Selama PTM terbatas, semua tenaga pendidik dan siswa wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Tak hanya itu, aktivitas siswa juga dioptimalkan di dalam kelas. Bahkan saat jam istirahat siswa harus tetap berada di dalam kelas. Jika hendak ke kamar mandi, diizinkan secara bergantian.

Menurut Isroni, sebelum uji coba PTM terbatas diterapkan, pihak sekolah sudah meminta persetujuan dari orang tua siswa. Sekolah juga meminta izin kepada pemerintah desa setempat dan Satgas COVID-19. "Orang tua siswa memberikan izin anaknya sehingga PTM terbatas di sekolah bisa dilaksanakan," ujarnya.

Sementara itu, para siswa SDIT Nurul Islam mengaku senang proses belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka di sekolah. "Ya senang. Belajar di sekolah lebih enak. Sebab bisa menerima materi pelajaran dengan jelas. Kalau daring, terkadang ada gangguan sinyal sehingga tidak bisa menerima materi pelajaran dengan jelas," kata salah seorang siswa, Bintang.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!