Tangis Ibu di Jember Pecah Melihat Anaknya Tewas Tergantung, Diduga Terjerat Pinjol
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 17:50 WIB
Menurut Yanti, tidak menyangka jika anaknya melakukan tindakan bunuh diri. Padahal menurutnya, anak gadisnya tidak memiliki musuh atau memiliki masalah dengan orang lain. "Dia anak yang ceria dan supel, selalu berbicara jika ada masalah. Namun entah mengapa ia mengambil jalan pintas dengan cara bunuh diri, " ujarnya.
Terkait kabar jika almarhumah terjerat pinjaman online, yang terlihat dari ponsel milik almarhumah yang banyak berisi perbincangan serius dengan pemberi pinjaman online, Yanti mengaku tidak tahu-menahu. Apalagi ponsel milik almarhumah, saat ini disita polisi.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Tewas Telanjang di Mobil Alphard, Polisi: Pelakunya Orang Dekat
Pengakuan yang sama juga diungkapkan Ahmad yang merupakan tetangga korban. Dia menyebut almarhumah dikenal sosok yang baik dan ceria. "Saya tidak habis pikir mengapa korban tewas menggantung di pintu tengah rumahnya," ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Balung, AKP Sunarto mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus bunuh diri yang dilakukan korban, utamanya kemungkinan adanya ketakutan atas jeratan pinjaman online atau motif lain. "Kami telah mengumpulkan barang bukti, dan juga meminta keterangan saksi-saksi termasuk orang tuanya," terangnya.
Terkait kabar jika almarhumah terjerat pinjaman online, yang terlihat dari ponsel milik almarhumah yang banyak berisi perbincangan serius dengan pemberi pinjaman online, Yanti mengaku tidak tahu-menahu. Apalagi ponsel milik almarhumah, saat ini disita polisi.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Tewas Telanjang di Mobil Alphard, Polisi: Pelakunya Orang Dekat
Pengakuan yang sama juga diungkapkan Ahmad yang merupakan tetangga korban. Dia menyebut almarhumah dikenal sosok yang baik dan ceria. "Saya tidak habis pikir mengapa korban tewas menggantung di pintu tengah rumahnya," ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Balung, AKP Sunarto mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus bunuh diri yang dilakukan korban, utamanya kemungkinan adanya ketakutan atas jeratan pinjaman online atau motif lain. "Kami telah mengumpulkan barang bukti, dan juga meminta keterangan saksi-saksi termasuk orang tuanya," terangnya.
(eyt)