BOR Rumah Sakit COVID-19 di Jabar Terus Turun, Stok Oksigen Jadi Surplus
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 10:04 WIB
Jabar mengalami surplus oksigen setelah tingkat keterisian tempat tidur atau beda occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) COVID-19 mengalami penurunan drastis. Foto/Ilustrasi/Dok.MPI
BANDUNG - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) COVID-19 di Provinsi Jabar yang turun drastis membuat stok oksigen surplus.
Hingga Jumat (20/8/2021), BOR RS COVID-19 di Jabar berada di angka 26,60% atau jauh lebih rendah dibandingkan saat terjadinya lonjakan kasus pada 2 Juli 2021 lalu yang mencapai lebih dari 90,91%.
Angka tersebut menjadi yang terendah sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan.
Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, BOR RS COVID-19 di Jabar terus mengalami penurunan sejak PPKM diterapkan pada 3 Juli 2021 lalu.
Hingga Jumat (20/8/2021), BOR RS COVID-19 di Jabar berada di angka 26,60% atau jauh lebih rendah dibandingkan saat terjadinya lonjakan kasus pada 2 Juli 2021 lalu yang mencapai lebih dari 90,91%.
Angka tersebut menjadi yang terendah sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan.
Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, BOR RS COVID-19 di Jabar terus mengalami penurunan sejak PPKM diterapkan pada 3 Juli 2021 lalu.
Lihat Juga :