Di Hadapan Presiden, Gubernur Khofifah Laporkan Kondisi dan Penanganan COVID-19 di Jatim
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 10:36 WIB
Selain itu, untuk tracing dan testing di Jatim juga mengalami kenaikan cukup signifikan dari 1,2 persen menjadi 9,4 persen. "Alhamdulillah sudah 9,4 persen untuk tracing dan kami akan terus meningkatkan terutama untuk testingnya," imbuh orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.
Terkait harga tes swab PCR, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan dan hasilnya harga sudah turun sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Test PCR di Jatim pun sudah diatas standar WHO yaitu 40.479 test per minggu. Baca juga: Jokowi Persilakan Belajar Tatap Muka Setelah Seluruh Masyarakat Telah Divaksin
Sementara pada seminggu terakhir testing di Jatim telah mencapai 74.245 test per minggu. "Untuk tes swab PCR sudah sesuai arahan pak Presiden, untuk harga maksinum 495 di Jawa - Bali dan hasil tesnya maksimum 24 jam, sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa tempat lab PCR," tandasnya.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dalam dua minggu terakhir zona merah di Jatim terus mengalami penurunan. Dari semula 34 kabupaten/kota berzona merah, per Selasa (17/8/2021) menjadi 15 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Kemudian untuk posisi Rate of Transmission (RT) juga sudah berada di bawah 1.
Hal ini menandakan bahwa penyebaran COVID-19 di Jatim mulai landai dan terkendali. "RT Jatim tercatat hari Rabu (18/8/2021) adalah 0,45 artinya jauh dibawah 1, jadi bahwa proses penyebaran di Jatim makin terkendali," tuturnya.
Terkait harga tes swab PCR, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan dan hasilnya harga sudah turun sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Test PCR di Jatim pun sudah diatas standar WHO yaitu 40.479 test per minggu. Baca juga: Jokowi Persilakan Belajar Tatap Muka Setelah Seluruh Masyarakat Telah Divaksin
Sementara pada seminggu terakhir testing di Jatim telah mencapai 74.245 test per minggu. "Untuk tes swab PCR sudah sesuai arahan pak Presiden, untuk harga maksinum 495 di Jawa - Bali dan hasil tesnya maksimum 24 jam, sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa tempat lab PCR," tandasnya.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dalam dua minggu terakhir zona merah di Jatim terus mengalami penurunan. Dari semula 34 kabupaten/kota berzona merah, per Selasa (17/8/2021) menjadi 15 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Kemudian untuk posisi Rate of Transmission (RT) juga sudah berada di bawah 1.
Hal ini menandakan bahwa penyebaran COVID-19 di Jatim mulai landai dan terkendali. "RT Jatim tercatat hari Rabu (18/8/2021) adalah 0,45 artinya jauh dibawah 1, jadi bahwa proses penyebaran di Jatim makin terkendali," tuturnya.
Lihat Juga :