Curhat Pedagang Atribut HUT RI di Masa Pandemi: Omzet Merosot, Makan Terpaksa Ngutang

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 14:39 WIB
Padahal, pendapatan dari menjual atribut kemerdekaan sebelum pandemi Covid-19 cukup menggiurkan. Dari hasil berjualan atribut kemerdekaan, Sarudin mampu menafkahi keluarganya. "Cukuplah waktu belum ada Covid-19 sehari Rp1 juta bisa ngantongin. Pokoknya buat keluarga itu engga kekurangan," ucapnya.

Menurut dia, atribut yang biasanya laris dicari pembeli adalah lampu dan bendera plastik. Atribut itu banyak dicari karena untuk dijadikan hiasan baik di dalam rumah maupun lingkungan sekitar.

Baca juga: Meriahkan HUT RI, TNI Kerahkan 8 Pesawat Tempur F-16 dan 6 Helikopter

"Kalau yang selalu dicari ini lampu ya sama bendera Merah Putih plastik. Soalnya itu biasa dipakai untuk menghias gang-gang rumah warga. Biasanya juga kan ada lomba menghias antar gang atau jalan," ujar Sarudin.

Harga atribut kemerdekaan yang dijual bervariatif, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu. Untuk bendera Merah Putih, dia mematok harga murah berkisar Rp15 ribu. "Kalau dulu itu pembelinya mulai dari tingkat RT sampai karang taruna langsung datang ke sini nyari perlengkapan menyambut 17 Agustusan," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!