Melihat Tata Kelola PTPN V Untuk Raih Pendapatan

Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:44 WIB
Jatmiko yang juga Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Riau itu mengatakan bahwa praktik penerapan GRC yang semakin kuat sejak beberapa tahun belakangan berbanding lurus dengan kinerja perusahaan.

Dari sisi produktivitas tandan buah segar (TBS), lanjut dia, PTPN V memecahkan rekor tertinggi mencapai 23,87 ton per hektare. Angka tersebut di atas standar industri nasional.

Dari sisi finansial, PTPN V juga berhasil mencatatkan kinerja gemilang dengan memecahkan rekor pendapatan bersih tertinggi sepanjang sejarah. Sepanjang 2020 lalu, laba bersih PTPN V mencapai Rp417 miliar atau melonjak lebih dari 600 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp67 miliar.

"Paradigma baru, transformasi SDM dan teknologi serta inovasi, akan terhenti di permukaan tanpa trust dan engagement dari seluruh karyawan. Maka menyampaikan mimpi bersama secara repetitive, walk the talk serta memberi keteladanan menjadi salah satu jalan agar GRC semakin efektif," urainya.

Beberapa kriteria penilaian yang menobatkan anak perusahaan Holding Perkebunan sebagai salah satu perusahaan terbaik itu meliputi, perusahan yang memiliki komitmen tinggi dalam implementasi good corporate governance (GCG) hingga strategi yang dilakukan oleh para CEO dalam menghadapi krisis ekonomi global dan domestik di masa pandemi COVID-19.

Penilaian juga turut mengambil berat tentang upaya transformasi digital yang dijadikan sebagai kunci sukses dalam penerapan GRC di korporasi untuk mendukung kesuksesan. Kemudian tata kelola dan mitigasi risiko yang sudah dilakukan di perusahaan agar menjadi korporasi terpercaya juga menjadi bagian dari penilaian oleh para dewan juri dan pakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!