Wahid Foundation Gelar Forum NUSANTARA Promosi Kesetaraan Gender
Selasa, 10 Agustus 2021 - 23:03 WIB
Sampai saat ini, Yeni menyampaikan, sebanyak 14 Desa/Kelurahan Damai telah melakukan deklarasi dari total 30 Desa/Kelurahan Damai yang didampingi oleh Wahid Foundation sejak 2017. Pada kurun waktu 2020-2021, Desa/Kelurahan Damai merancang Rencana Aksi Desa/Kelurahan Damai untuk membangun mekanisme pencegahan kekerasan dan konflik dengan pendekatan keamanan insani dan responsif gender.
Jamshed Kazi, UN Women Representative and Liaison to ASEAN mengatakan bahwa upaya tersebut diperkuat dengan memajukan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan melindungi perempuan dan anak perempuan dari kekerasan berbasis gender.
Inisiatif Desa Damai, lanjutnya, telah membentuk mekanisme inovatif untuk mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di tingkat akar rumput. "Bekerja sama dengan Wahid Foundation, UN Women akan terus mendukung komunitas untuk memberdayakan perempuan sebagai agen perdamaian,” ujar Jamshed Kazi.
Dalam webinar ini, Yenny Wahid sekaligus meluncurkan E-Learning dan serial Buku Panduan Aksi Desa/Kelurahan Damai dengan ditandai pukulan kentongan virtual. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan Talkshow “Merawat Damai, Membangun Kesejahteraan, dan Mencegah Kekerasan: Belajar Bersama Desa/Kelurahan Damai.”
Hadir dalam webinar ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Dia memberikan apresiasi dan dukungan atas program Desa/Kelurahan Damai yang diinisiasi oleh Wahid Foundation. Menurutnya, program ini sangat sesuai dengan Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial.
I Gusti Bintang Darmawati yang bertindak sebagai keynote speaker. menyoroti masih tingginya kekerasan yang dialami oleh wanita. Selain itu, tambahnya, hingga kini masih banyak ketimpangan gender sehingga menimbulkan diskriminasi sampai kekerasan gender. Baca juga: Program Desa Damai Diharapkan Ciptakan Masyarakat Rukun di Tengah Perbedaan
Jamshed Kazi, UN Women Representative and Liaison to ASEAN mengatakan bahwa upaya tersebut diperkuat dengan memajukan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan melindungi perempuan dan anak perempuan dari kekerasan berbasis gender.
Inisiatif Desa Damai, lanjutnya, telah membentuk mekanisme inovatif untuk mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di tingkat akar rumput. "Bekerja sama dengan Wahid Foundation, UN Women akan terus mendukung komunitas untuk memberdayakan perempuan sebagai agen perdamaian,” ujar Jamshed Kazi.
Dalam webinar ini, Yenny Wahid sekaligus meluncurkan E-Learning dan serial Buku Panduan Aksi Desa/Kelurahan Damai dengan ditandai pukulan kentongan virtual. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan Talkshow “Merawat Damai, Membangun Kesejahteraan, dan Mencegah Kekerasan: Belajar Bersama Desa/Kelurahan Damai.”
Hadir dalam webinar ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Dia memberikan apresiasi dan dukungan atas program Desa/Kelurahan Damai yang diinisiasi oleh Wahid Foundation. Menurutnya, program ini sangat sesuai dengan Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial.
I Gusti Bintang Darmawati yang bertindak sebagai keynote speaker. menyoroti masih tingginya kekerasan yang dialami oleh wanita. Selain itu, tambahnya, hingga kini masih banyak ketimpangan gender sehingga menimbulkan diskriminasi sampai kekerasan gender. Baca juga: Program Desa Damai Diharapkan Ciptakan Masyarakat Rukun di Tengah Perbedaan
Lihat Juga :