1,5 Tahun Insentif Nakes di RSUD Padangsidimpuan Belum Bayar, DPR Nilai Wali Kota Tak Hargai Presiden

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 08:09 WIB
Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra, Gus Irawan menyayangkan sikap pemerintah Kota Padangsidimpuan yang belum membayarkan insentif para nakes di RSUD Padangsidimpuan. Foto SINDOnews
PADANGSIDIMPUAN - Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra, Gus Irawan menyayangkan sikap pemerintah Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), yang belum membayarkan insentif para tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Padangsidimpuan.

“Atas nama Fraksi Gerindra DPR-RI, saya sangat merasa prihatin dengan kebijakan Pemkot Padangsidimpuan yang belum membayarkan insentif nakes di RSUD Padangsidimpuan,” ungkapnya kepada SINDONews melalui telepon seluler, Jumat (6/8/2021). Baca juga: Pemda Diminta Lebih Gesit Salurkan Insentif Tenaga Kesehatan



Gus Irawan menilai, Wali Kota Padangsidimpuan sebagai pemegang kebijakan di daerah tersebut, dianggap tidak menghargai pernyataan Presiden Jokowi."Dalam beberapa kesempatan, presiden selalu menyampaikan, tenaga nakes tersebut pahlawan terdepan dalam melawan COVID-19, tapi di Padangsidimpuan, hak-hak nakes sebagai pahlawan terdepan tidak diberikan,” imbuhnya.

Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa tidak ada alasan Wali Kota Padangsidimpuan untuk tidak membayarkan hak-hak nakes, karena mereka berhubungan langsung dengan penyakit yang mematikan itu. “1,5 tahun, bukan waktu yang singkat bagi nakes yang bekerja di RSUD Sidimpuan untuk menunggu realisasi insentif mereka,” tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!