Pemprov Jawa Timur Mulai Gelar Vaksinasi Bagi Difabel dan Dosis Ketiga Bagi Nakes
Senin, 02 Agustus 2021 - 19:59 WIB
Baca juga: Kasus COVID-19 Menurun, Antrian di IGD Rumah Sakit di Jawa Timur Mulai Berkurang
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, vaksinasi bagi kaum difabel ini menggunakan vaksin Sinopharm dan dikhususkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas. Sedangkan vaksin ketiga bagi SDM Kesehatan menggunakan vaksin Moderna.
“Vaksin jenis Sinopharm ini tiba di Jatim Rabu (28/7/2021) lalu, dan kami telah melakukan koordinasi percepatan pelaksanaannya. Dan Kota Malang ini menjadi daerah pertama yang melakukan vaksinasi bagi penyandang disabilitas dan SDM Kesehatan. Ibaratnya ini pecah telor,” kata Khofifah saat memantau pelaksanaan vaksinasi bagi kaum difabel dan SDM Kesehatan di Unisma.
Menurutnya, semua vaksin baik Sinopharm maupun Moderna ini sudah ada di Kota Malang. Vaksin tersebut disimpan di cold storage Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang karena untuk vaksin Moderna ini berbeda dengan Sinovac dan Astra Zeneca, dimana vaksin Moderna harus disimpan di suhu -30 derajat celcius. Khusus untuk vaksin moderna, lanjut Khofifah, penggunaannya harus menggunakan atau menandatangani pakta integritas, khusus bagi SDM Kesehatan.
“Betapa ini sangat terbatas untuk segmen yang sangat spesifik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kami menyampaikan terima kasih baik kepada Unisma maupun UMM. Insya Allah ini akan memberikan percepatan layanan vaksinasi bagi berbagai segmen, bagi berbagai elemen,” katanya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, vaksinasi bagi kaum difabel ini menggunakan vaksin Sinopharm dan dikhususkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas. Sedangkan vaksin ketiga bagi SDM Kesehatan menggunakan vaksin Moderna.
“Vaksin jenis Sinopharm ini tiba di Jatim Rabu (28/7/2021) lalu, dan kami telah melakukan koordinasi percepatan pelaksanaannya. Dan Kota Malang ini menjadi daerah pertama yang melakukan vaksinasi bagi penyandang disabilitas dan SDM Kesehatan. Ibaratnya ini pecah telor,” kata Khofifah saat memantau pelaksanaan vaksinasi bagi kaum difabel dan SDM Kesehatan di Unisma.
Menurutnya, semua vaksin baik Sinopharm maupun Moderna ini sudah ada di Kota Malang. Vaksin tersebut disimpan di cold storage Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang karena untuk vaksin Moderna ini berbeda dengan Sinovac dan Astra Zeneca, dimana vaksin Moderna harus disimpan di suhu -30 derajat celcius. Khusus untuk vaksin moderna, lanjut Khofifah, penggunaannya harus menggunakan atau menandatangani pakta integritas, khusus bagi SDM Kesehatan.
“Betapa ini sangat terbatas untuk segmen yang sangat spesifik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kami menyampaikan terima kasih baik kepada Unisma maupun UMM. Insya Allah ini akan memberikan percepatan layanan vaksinasi bagi berbagai segmen, bagi berbagai elemen,” katanya.
Lihat Juga :