Hadapi Pandemi COVID-19, PTPN XII Terapkan Skenario New Normal
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:14 WIB
PTPN XII rutin melakukan pengecekan suhu tubuh seluruh karyawan dan tamu termasuk masker saat masuk kantor. Foto/Ist
SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII siap menjalankan The New Normal atau kebiasaan baru untuk menjalankan aktivitas normal. Penerapan baru tersebut termasuk menjalankan protokol kesehatan dilingkungan kerja guna mencegah terjadinya penularan COVID-19.
(Baca juga: Teh Kangra, Lezat dan Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh )
The New Normal rencananya akan dijalankan sesuai arahan Menteri BUMN di Surat Nomor: S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020. "PTPN XII akan mematuhi serta mendukung arahan Kementerian BUMN terkait antisipasi skenario The New Normal di lingkungan BUMN dan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten di lingkungan kerja," kata Ardi Iriantono, Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN XII, Kamis (28/5/2020).
Ardi mengatakan, kebiasaan baru ini akan terus dilakukan sampai ditemukannya vaksin COVID-19 sebagai penangkal virus corona. Sebagaimana arahan Menteri BUMN, bahwa peran penting BUMN untuk mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19 dengan mengantisipasi lebih dini skenario normalitas baru pada BUMN.
(Baca juga: Teh Kangra, Lezat dan Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh )
The New Normal rencananya akan dijalankan sesuai arahan Menteri BUMN di Surat Nomor: S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020. "PTPN XII akan mematuhi serta mendukung arahan Kementerian BUMN terkait antisipasi skenario The New Normal di lingkungan BUMN dan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten di lingkungan kerja," kata Ardi Iriantono, Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN XII, Kamis (28/5/2020).
Ardi mengatakan, kebiasaan baru ini akan terus dilakukan sampai ditemukannya vaksin COVID-19 sebagai penangkal virus corona. Sebagaimana arahan Menteri BUMN, bahwa peran penting BUMN untuk mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19 dengan mengantisipasi lebih dini skenario normalitas baru pada BUMN.
Lihat Juga :