Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka

Senin, 02 Agustus 2021 - 14:09 WIB
Wuryanto saat keliling jualan manisa buah di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga. Foto/Ist
SALATIGA - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Tamansari Salatiga berduka lantaran usahanya terpuruk akibat pembatasan jam operasional pedagang maksimal hingga pukul 20.00 WIB selama penerapan PPKM darurat. Mereka bangkrut karena selama PPKM darurat sepi pembeli.

Ketua Pedagang Kaki Lima ( PKL) lesehan Tamansari Wuryanto (60) menuturkan, kondisi pedagang lesehan Tamansari saat ini sangat memprihatinkan. Selama PPKM darurat, pendapatan mereka anjlok karena tidak ada konsumen yang membeli.



"Awal PPKM saya sempat jualan, tapi tidak ada pembeli karena jam buka dibatasi sampai jam 20.00 WIB. Saya coba jualan lagi, kondisinya tetap sama sepi pembeli. Karena bangkrut, akhirnya saya tidak bisa jualan lagi," kata pedagang nasi goreng ini, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Cegah Karhutla dan Pencurian Kayu, Perhutani Gencarkan Patroli di Bringin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!