Epidemiolog Sebut Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Makassar Melonjak
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:29 WIB
Tercatat pada pekan keempat Juli 2021, pertama kali kasus mingguan tertinggi sejak pandemi ditemukan yaitu sebanyak 2.255 kasus. Dimana pada pekan pertama Juli 2021, kasus mingguan tercatat masih 860 kasus, yang kemudian meningkat pada pekan kedua yaitu 1.488 kasus, kemudian kembali meningkat menjadi 1.874 di pekan ketiga dan terakhir mencapai 2.255.
Sementara kasus kecamatan secara signifikan juga meningkat secara menyeluruh. Kasus terbanyak ditemukan di lima Kecamatan pada bulan ini yaitu Rappocini sebanyak 861 kasus, Tamalate 774 kasus, Biringkanayya 923 kasus, Panakkukang 733 kasus, Manggala 667 kasus, dan Tamalanrea 602 kasus.
Ansariadi mengatakan hal ini mengindikasikan penularan masih terus berlanjut, dan situasi Covid-19 di Kota Makassar belum terkendali dengan baik.
"Penularan masih berlanjut dan belum terkendali, ditandai dengan semakin meningkatnya kasus harian atau mingguan. Jumlah kasus tertinggi sejak pandemik di Makassar 2.255 kasus baru berdasarkan onset," katanya.
Baca Juga: 3T Dimasifkan, Siap-siap Angka Positif Covid-19 Akan Naik
Kasus yang terjadi saat ini menurutnya perlu disikapi dengan menggencarkan vaksinasi untuk seluruh kelompok umur. Utamanya daerah-daerah episentrum kecamatan perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
Saat ini vaksinasi Covid-19 di Makassar sudah sebesar 33,89%. Hal ini harus segera dituntaskan untuk 1,5 juta penduduk agar bisa mencapai herd immunity.
Sementara kasus kecamatan secara signifikan juga meningkat secara menyeluruh. Kasus terbanyak ditemukan di lima Kecamatan pada bulan ini yaitu Rappocini sebanyak 861 kasus, Tamalate 774 kasus, Biringkanayya 923 kasus, Panakkukang 733 kasus, Manggala 667 kasus, dan Tamalanrea 602 kasus.
Ansariadi mengatakan hal ini mengindikasikan penularan masih terus berlanjut, dan situasi Covid-19 di Kota Makassar belum terkendali dengan baik.
"Penularan masih berlanjut dan belum terkendali, ditandai dengan semakin meningkatnya kasus harian atau mingguan. Jumlah kasus tertinggi sejak pandemik di Makassar 2.255 kasus baru berdasarkan onset," katanya.
Baca Juga: 3T Dimasifkan, Siap-siap Angka Positif Covid-19 Akan Naik
Kasus yang terjadi saat ini menurutnya perlu disikapi dengan menggencarkan vaksinasi untuk seluruh kelompok umur. Utamanya daerah-daerah episentrum kecamatan perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
Saat ini vaksinasi Covid-19 di Makassar sudah sebesar 33,89%. Hal ini harus segera dituntaskan untuk 1,5 juta penduduk agar bisa mencapai herd immunity.
Lihat Juga :