Kepala BPPT: Ekosistem Teknologi di Bidang Energi Jadi Kunci Pencapaian EBT

Selasa, 27 Juli 2021 - 22:44 WIB
Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah melaksanakan beberapa program guna mengurangi karbon, yang berarti pula mengurangi pemanfaatan bahan bakar fosil. Baca juga: Masih Lelet, Pengembangan Energi Terbarukan Harus Serius Digeber

Riza mengatakan, BPPT telah membangun beberapa pilot plant EBT dalam upaya pemenuhan energi bersih di Indonesia, diantaranya inovasi teknologi pembangkit listrik tenaga panas bumi skala kecil modular, bahan bakar nabati (BBN) B-50 dan green fuel DED uji roadshow B50, pembangkit listrik tenaga biogas, pilot plant fluid catalytic cracking 300L/hari, hingga pengembangan sistem charging kendaraan listrik beserta kajian baterainya.

Menurutnya, pilot plant serta kajian di bidang energi tersebut harus dibawa ke tingkat yang lebih besar, yaitu dalam skala industri. Untuk itu, diperlukan peran ekosistem teknologi untuk memperbesar lingkup penerima manfaat EBT. "Jangan sampai teknologi karya anak negeri ini tidak terdengar, yang mengakibatkan Indonesia harus mengambil opsi impor energi," tukasnya.

Riza berharap, Pekan Inovasi Energi Baru dan Terbarukan dapat memberikan masukan, gagasan, dan strategi untuk mencapai target penggunaan EBT di Indonesia menuju net zero emission dengan harga energi yang terjangkau oleh masyarakat.

"Pekan Inovasi Energi Baru dan Terbarukan BPPT juga bisa menjadi wadah cikal bakal ekosistem teknologi EBT yang akan diisi oleh Kementerian ESDM, lembaga riset nasional, perguruan tinggi, BUMN, industri, hingga komunitas EBT," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!