Tidak Miliki SIKM, Dishub DKI: Sebanyak 6.364 Orang Diputarbalikkan
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:39 WIB
Sehingga, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap 3 di Jakarta akan berakhir tanpa perpanjangan lagi. “Ini yang kita akan jaga dalam jangka waktu 2 minggu setelah perpanjangan PSBB Tahap 3 ini. Kita harapkan ini bisa kita tertekan sehingga kita semuanya warga yang memiliki kesadaran kolektif di Jakarta akan keluar dari masa PSBB menuju kepada masa transisi yang kita harapkan ini lebih baik ke depan,” tutur Syafrin.
Syafrin menjelaskan ada beberapa pengecekan SIKM dilakukan tidak hanya di ruas jalan maupun di tol. Tetapi juga di beberapa tempat termasuk di Terminal Pulogadung, Stasiun Gambir hingga Bandar Udara Soekarno-Hatta. “Untuk pengecekan kami itu tidak hanya di di ruas jalan. Memang ada 11 ruas jalan, 2 tol, kemudian ada 9 di jalan arteri dan kolektor, tetapi juga di terminal.”
“Ada satu terminal yang menjadi terminal tujuan di Jabodetabek yang di Pulogebang. Kemudian juga stasiun, ada Stasiun Gambir yang menjadi satu-satunya tujuan pergerakan kereta antar kota di Jabodetabek. Serta bandar udara di Cengkareng,” sambungnya.
Syafrin pun mengimbau masyarakat yang terlanjur mudik ke kampung halaman untuk tidak kembali ke Jakarta terlebih dahulu kecuali membawa SIKM. “Dengan itu tentu yang kami imbau adalah bagi warga Jabodetabek yang sudah terlanjur di luar Jabodetabek, silakan Anda di sana dulu, bangun kampung, jangan mudik dulu. Atau jika ingin balik maka tolong bawa SIKM,” tutupnya.
Syafrin menjelaskan ada beberapa pengecekan SIKM dilakukan tidak hanya di ruas jalan maupun di tol. Tetapi juga di beberapa tempat termasuk di Terminal Pulogadung, Stasiun Gambir hingga Bandar Udara Soekarno-Hatta. “Untuk pengecekan kami itu tidak hanya di di ruas jalan. Memang ada 11 ruas jalan, 2 tol, kemudian ada 9 di jalan arteri dan kolektor, tetapi juga di terminal.”
“Ada satu terminal yang menjadi terminal tujuan di Jabodetabek yang di Pulogebang. Kemudian juga stasiun, ada Stasiun Gambir yang menjadi satu-satunya tujuan pergerakan kereta antar kota di Jabodetabek. Serta bandar udara di Cengkareng,” sambungnya.
Syafrin pun mengimbau masyarakat yang terlanjur mudik ke kampung halaman untuk tidak kembali ke Jakarta terlebih dahulu kecuali membawa SIKM. “Dengan itu tentu yang kami imbau adalah bagi warga Jabodetabek yang sudah terlanjur di luar Jabodetabek, silakan Anda di sana dulu, bangun kampung, jangan mudik dulu. Atau jika ingin balik maka tolong bawa SIKM,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :