Kebijakan PPKM Darurat Tak Ganggu Kinerja Ekspor Jatim
Selasa, 27 Juli 2021 - 15:48 WIB
Kebijakan PPKM tidak mengganggu kinerja ekspor Jawa Timur.Foto/ilustrasi
SURABAYA - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) oleh pengusaha dinilai tidak menghambat kegiatan bisnis terutama untuk kinerja ekspor. Pelabuhan yang melayani kegiatan logistik juga beroperasi dengan lancar.
Wakil Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim, Ayu Rahayu menyatakan, meski berjalan normal, para pengusaha tetap menyesuaikan dengan kebijakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Selama ini para pekerja logistik juga sudah terbiasa dengan prokes dan menjaga jarak. “Selama pelaksanaan PPKM Darurat kegiatan bisnis ekspor berjalan dengan normal,” katanya, Selasa (27/7/2021).
Baca juga: Gubernur Khofifah Bantah Tudingan Pemprov Jatim Tutupi Data COVID-19
Sekretaris Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim, Ali Mas’ud menambahkan. PPKM tersebut tidak mengganggu kegiatan operasional pabrik. Pabrikan sepatu di Jatim masih tetap beroperasi seperti biasanya dengan prokes ketat. “Saat ini produk alas kaki mengalami peningkatan permintaan terutama dari Amerika Serikat,” ujarnya.
Wakil Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim, Ayu Rahayu menyatakan, meski berjalan normal, para pengusaha tetap menyesuaikan dengan kebijakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Selama ini para pekerja logistik juga sudah terbiasa dengan prokes dan menjaga jarak. “Selama pelaksanaan PPKM Darurat kegiatan bisnis ekspor berjalan dengan normal,” katanya, Selasa (27/7/2021).
Baca juga: Gubernur Khofifah Bantah Tudingan Pemprov Jatim Tutupi Data COVID-19
Sekretaris Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim, Ali Mas’ud menambahkan. PPKM tersebut tidak mengganggu kegiatan operasional pabrik. Pabrikan sepatu di Jatim masih tetap beroperasi seperti biasanya dengan prokes ketat. “Saat ini produk alas kaki mengalami peningkatan permintaan terutama dari Amerika Serikat,” ujarnya.
Lihat Juga :