Putus Mata Rantai Corona, 121 Desa di Gowa Terapkan PSBK

Senin, 13 April 2020 - 14:14 WIB
"Kami membatasi orang yang masuk kalau bukan warga Desa Lassa-Lassa maka kita arahkan untuk mutar balik. Termasuk mengimbau agar masyarakat untuk sementara tidak menerima tamu dari luar jika tidak ada hal yang terlalu penting atau urgent," katanya.

Tak hanya itu, di sepanjang jalan masuk ke wilayah desa yang berada di dataran tinggi Kabupaten Gowa ini juga terpasang pamflet imbauan terkait pencegahan COVID-19 menurut World Health Organization (WHO) sebagai bentuk edukasi ke masyarakat.

Sementara, bagi warganya yang terkategori orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif corona diberikan bantuan sembako selama menjalani masa isolasi mandiri sesuai intruksi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

"Dalam paket sembakonya kita tambahkan handsanitizer, masker dan sabun antiseptik. Jika ada lansia kita siapkan susu lansia dan warga yang berstatus ODP kita tambahkan multivitamin," tambahnya.

Sementara itu Kepala Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang Rivai Rasyid mengatakan, pihaknya juga telah mendirikan posko siaga di pintu masuk desa, antara Kecamatan Pattallassang dan Kecamatan Somba Opu. "Kita dirikan posko ini untuk memperketat pemeriksaan terhadap orang yang masuk ke wilayah Desa Sunggumanai dan Kecamatan Pattallassang secara umum," katanya,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!