Blusukan Bagikan Bantuan, Ridwan Kamil: Warga Marah dan Butuh Support Pemimpin

Rabu, 21 Juli 2021 - 16:25 WIB
Di sisi lain, kata Kang Emil, kebijakan PPKM Darurat menyebabkan banyak warga terdampak baru yang menurutnya tidak bisa masuk dalam data formal penerima bansos dari pemerintah pusat.

"Ini agak sulit, harus improvisasi di lapangan, Pemprov Jabar bersama kota/kabupaten menyisihkan anggaran untuk mereka yang tidak tercover pusat," jelas Kang Emil, Rabu (21/7/2021).

Oleh karenanya, lanjut Kang Emil, pihaknya memilih blusukan dan menyapa langsung warganya. Menurutnya, dengan memberikan bantuan secara langsung, warga pun akan merasa nyaman karena pemimpin hadir di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

"Psikologis warga sedang marah, melemah, pasrah, dan butuh support pemimpin. Sehingga, dengan kehadiran pemimpin secara langsung diharapkan menaikan moral dan semangat pada saat sulit," ungkapnya.

Meski begitu, Kang Emil mengakui bahwa upaya blusukan ini tetap membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari banyak pihak, agar semakin banyak warga yang mendapat bantuan. Oleh karena itu, Kang Emil mengajak elemen-elemen sosial untuk bersama-sama Pemprov Jabar mendata warga yang layak mendapatkan bantuan.

"Kami ada logistik sembakonya, tapi kekurangan pasukan, menyisir mereka yang tidak terdata secara formal. Istilahnya berasnya dari saya, mereka tinggal membagikan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!