Massa Tutup Jalan di Bandung, Polisi Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Tolak PPKM Darurat
Rabu, 21 Juli 2021 - 16:09 WIB
Polisi membubarkan aksi unjuk rasa yang sempat menutup perempatan Jalan Sulanjana-Djuanda, Dago, Kota Bandung, Jabar, Rabu (21/7/2021). Foto/Instagram
BANDUNG - Polisi membubarkan aksi unjuk rasa yang sempat melakukan penutupan perempatan ruas jalan Sulanjana-Ir Djuanda, Dago, Kota Bandung , Jabar, Rabu (21/7/2021). Kini, kondisi jalanan di kawasan tersebut telah kembali normal.
Baca juga: Ratusan Massa Geruduk Balai Kota Bandung, Protes PPKM Darurat
Informasi yang dihimpun MNC Portal Indonesia (MPI), polisi mengerahkan puluhan polisi anti huru hara dan mobil water canon di kawasan Sulanjana-Djuanda. Polisi menghalau para pengunjuk rasa agar tidak lagi menutup jalan di pusat kota Bandung tersebut.
Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Nasution Jalani Isoman, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan
Sebelum melakukan penutupan jalan di Dago, pengunjuk rasa dari beberapa elemen masyarakat yang menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu akan menuju Pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate. Namun di perjalan mereka berhenti dan sempat menutup perempatan Sulanjana-Djuanda.
Diberitakan sebelumnya, ratusan massa dari beberapa elemen seperti Literasi Pemuda Bandung, driver ojek online, dan perwakilan pedagang, menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Rabu (21/7/2021). Aksi unjuk rasa digelar menolak PPKM Darurat. "Tolak PPKM sekarang juga," teriak peserta aksi.
Baca juga: Ratusan Massa Geruduk Balai Kota Bandung, Protes PPKM Darurat
Informasi yang dihimpun MNC Portal Indonesia (MPI), polisi mengerahkan puluhan polisi anti huru hara dan mobil water canon di kawasan Sulanjana-Djuanda. Polisi menghalau para pengunjuk rasa agar tidak lagi menutup jalan di pusat kota Bandung tersebut.
Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Nasution Jalani Isoman, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan
Sebelum melakukan penutupan jalan di Dago, pengunjuk rasa dari beberapa elemen masyarakat yang menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu akan menuju Pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate. Namun di perjalan mereka berhenti dan sempat menutup perempatan Sulanjana-Djuanda.
Diberitakan sebelumnya, ratusan massa dari beberapa elemen seperti Literasi Pemuda Bandung, driver ojek online, dan perwakilan pedagang, menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Rabu (21/7/2021). Aksi unjuk rasa digelar menolak PPKM Darurat. "Tolak PPKM sekarang juga," teriak peserta aksi.
Lihat Juga :