Benda Diduga Mortir Meledak di Takalar, Jari Pengrajin Besi Putus
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:39 WIB
"Setelah L ini pulang, korban mulai membelah benda tersebut menggunakan gerinda dan akhirnya meledak di samping rumah korban. L ini warga Maradekaya Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar. Biaya kerja Rp150.000," jelas perwira polisi tingkat pertama ini.
Baca juga: Polisi Amankan Dua Oknum PNS Takalar Pemalsu SK CPNS
Emba kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pajonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Saat ini Emba sudah mulai sadar, dan sementara menerima perawatan dari pihak rumah sakit.
Sumarwan melanjutkan, saat ini L masih diamankan di Satreskrim Polres Takalar guna penyelidikan lebih lanjut. Hasil keterangan sementara, benda tersebut didapat L sekitar 10 tahun lalu di rumahnya.
"Belum tersangka, bukan pelaku, dia yang membawa benda tersebut untuk dibuatkan pisau atau badik. Keterangan dia tidak tahu kalau itu benda yang dapat meledak. Dia temukan saat menggali rumahnya sekitar 10 tahun lalu," jelas Marwan.
Baca juga: Polisi Amankan Dua Oknum PNS Takalar Pemalsu SK CPNS
Emba kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pajonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Saat ini Emba sudah mulai sadar, dan sementara menerima perawatan dari pihak rumah sakit.
Sumarwan melanjutkan, saat ini L masih diamankan di Satreskrim Polres Takalar guna penyelidikan lebih lanjut. Hasil keterangan sementara, benda tersebut didapat L sekitar 10 tahun lalu di rumahnya.
"Belum tersangka, bukan pelaku, dia yang membawa benda tersebut untuk dibuatkan pisau atau badik. Keterangan dia tidak tahu kalau itu benda yang dapat meledak. Dia temukan saat menggali rumahnya sekitar 10 tahun lalu," jelas Marwan.
(luq)
Lihat Juga :