10 ASN Positif COVID-19, Kantor Kapanewonan Ngemplak Ditutup Sementara
Kamis, 15 Juli 2021 - 16:27 WIB
Pengumuaman kantor kapanewonan Ngemplak tutup. Foto Ist
SLEMAN - Pemerintah Kapenewonan Ngemplak, Sleman memutuskan menutup sementara kantor Kapenewonan Ngemplak, selama tiga hari, dari Rabu-Jumat (14-16/2021). Kebijakan ini diambil setelah ada 10 aparatur sipil negara (ASN) kapenwonan Ngemplak dinyatakan positif COVID-19.
Selama penutupan digunakan untuk sterilisasi seluruh ruangan dan tracing bagi yang kontak erat. “Mulai kemarin, hingga besok kantor kapenewonan Ngempak ditutup. Layanan dibuka lagi Senin (19/7/2021),” kata Panewu Ngemplak, Sleman, Siti Wahyu Purwaningsih, Kamis (15/7/2021). Baca juga: 8 ASN Pemkab Sleman Positif COVID-19, Langsung Jalani Isolasi Mandiri
Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan diketahuinya 10 ASN itu positif COVID-19, berawal ada satu ASN, dinyatakan positif COVID-19, Selasa (13/7/2021) malam. Sebagai tindaklanjutnya, 13 ASN di Kapenewonan Ngemplak di Swab PCR, Rabu (14/6/2021). Hasilnya sembilan ASN dinyatakan positif COVID-19.
Pegawai di Kapanewonan Ngemplak ada 19 orang. 14 ASN dan lima pegawai harian lepas (PHL). “ ASN yang positif itu, orang tanpa gejala (OTG). Karena itu, untuk menghindari penularan, kantor Kapanewon Ngemplak sementara ditutup dan mereka yang positif melakukan isolasi mandiri (isoman),” paparnya.
Selama penutupan digunakan untuk sterilisasi seluruh ruangan dan tracing bagi yang kontak erat. “Mulai kemarin, hingga besok kantor kapenewonan Ngempak ditutup. Layanan dibuka lagi Senin (19/7/2021),” kata Panewu Ngemplak, Sleman, Siti Wahyu Purwaningsih, Kamis (15/7/2021). Baca juga: 8 ASN Pemkab Sleman Positif COVID-19, Langsung Jalani Isolasi Mandiri
Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan diketahuinya 10 ASN itu positif COVID-19, berawal ada satu ASN, dinyatakan positif COVID-19, Selasa (13/7/2021) malam. Sebagai tindaklanjutnya, 13 ASN di Kapenewonan Ngemplak di Swab PCR, Rabu (14/6/2021). Hasilnya sembilan ASN dinyatakan positif COVID-19.
Pegawai di Kapanewonan Ngemplak ada 19 orang. 14 ASN dan lima pegawai harian lepas (PHL). “ ASN yang positif itu, orang tanpa gejala (OTG). Karena itu, untuk menghindari penularan, kantor Kapanewon Ngemplak sementara ditutup dan mereka yang positif melakukan isolasi mandiri (isoman),” paparnya.
Lihat Juga :