Peduli Petani saat COVID-19, Bupati Tabanan Borong 10 Ton Sayur Hasil Panen
Rabu, 27 Mei 2020 - 17:47 WIB
Bupati Eka menjelaskan, bahwa sayuran yang telah dibeli akan dibagikan gratis. “10 ton sayur sawi hijau yang saya beli akan saya bagikan kembali kepada 8.000 kepala keluarga (KK) dan masing masing akan mendapatkan 5 kg gratis. Saya jamin pemberian bantuan sudah tepat sasaran karena 8.000 KK tersebut sebelumnya sudah kami survei. Hanya yang lolos rapid interview saja yang berhak mendapat bantuan dan mereka tersebar di 6 kecamatan masyarakat. Kriteria rapid interview sendiri adalah kondisi ekonomi melemah karena pandemi,” ungkap Bupati Eka.
Bupati Eka menjamin harga produknya terjangkau. “Biasanya sayur sawi hijau di Desa Bengkel dijual dengan harga 1.000 per kg tapi saya upgrade jadi 2.000 per kg, tujuannya agar para petani lebih sejahtera. Dengan tingginya harga dari petani para tengkulak tidak bisa mempermainkan harga seenaknya, karena kalau sudah masuk pasar harga normal untuk sayur sawi hijau adalah 3.000 per kg,” ujar Bupati Eka.
Pada acara tersebut juga Bupati Eka pun telah membagikan bantuan masyarakat. “Pada kesempatan ini pun saya membagikan 81 paket sembako kepada masyarakat miskin baru Desa Bengkel yang terdampak pandemi Corona,” timpalnya.
Menurutnya, ada pula bantuan berupa masker dan disinfektan yang siap dibagikan gratis kepada masyarakat. "Saya berharap bisa selalu membantu yang membutuhkan. Mari bantu sesama apapun caranya, bisa dengan uang, tenaga atau isolasi mandiri di rumah saja juga sudah termasuk bantuan yang sangat berharga,” ungkap Bupati Eka.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tabanan Ida Bagus Wiratmaja menambahkan bahwa pembelian sayur akan dilakukan secara bertahap. “Panen raya sayur sawi hijau ini berlangsung selama 10 hari. Petani boleh memilih mau menjual ke Bupati Eka seharga 2.000 per kg atau ke para tengkulak. Kuotanya pun dibatasi hanya 10 Ton, karena kita berasumsi jika sudah terjual 10 ton dengan harga 2.000 per kg maka keuangan para petani sudah dianggap stabil,” tandas Wiratmaja.
Bupati Eka menjamin harga produknya terjangkau. “Biasanya sayur sawi hijau di Desa Bengkel dijual dengan harga 1.000 per kg tapi saya upgrade jadi 2.000 per kg, tujuannya agar para petani lebih sejahtera. Dengan tingginya harga dari petani para tengkulak tidak bisa mempermainkan harga seenaknya, karena kalau sudah masuk pasar harga normal untuk sayur sawi hijau adalah 3.000 per kg,” ujar Bupati Eka.
Pada acara tersebut juga Bupati Eka pun telah membagikan bantuan masyarakat. “Pada kesempatan ini pun saya membagikan 81 paket sembako kepada masyarakat miskin baru Desa Bengkel yang terdampak pandemi Corona,” timpalnya.
Menurutnya, ada pula bantuan berupa masker dan disinfektan yang siap dibagikan gratis kepada masyarakat. "Saya berharap bisa selalu membantu yang membutuhkan. Mari bantu sesama apapun caranya, bisa dengan uang, tenaga atau isolasi mandiri di rumah saja juga sudah termasuk bantuan yang sangat berharga,” ungkap Bupati Eka.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tabanan Ida Bagus Wiratmaja menambahkan bahwa pembelian sayur akan dilakukan secara bertahap. “Panen raya sayur sawi hijau ini berlangsung selama 10 hari. Petani boleh memilih mau menjual ke Bupati Eka seharga 2.000 per kg atau ke para tengkulak. Kuotanya pun dibatasi hanya 10 Ton, karena kita berasumsi jika sudah terjual 10 ton dengan harga 2.000 per kg maka keuangan para petani sudah dianggap stabil,” tandas Wiratmaja.
(sms)
Lihat Juga :