Dipaksa Ganti Uang Kasus Perampokan Rp 700 Juta, 2 Pegawai UIN Suska Riau Menang Gugatan
Rabu, 07 Juli 2021 - 15:48 WIB
"Sidang terakhir kemarin itu, klien kita menang. Namun pihak BPK mengajukan banding," imbuh Hasan yang pernah menjadi pengacara Ustaz Abdul Somad dalam kasus perceraian.
Sementara itu Rudi Kurniawan, suami dari Desi mengaku bahwa pembebanan itu dinilai ketidak adilan. Apalagi hal itu murni perampokan dan istrinya kebetulan saat itu hanya ikut bersama Syamsul untuk makan siang.
"Istri saya disuruh menganti rugi. Padahal dia kebetulan hanya ikut makan saja. Tapi istri saya diminta mengganti Rp 350 juta. Jadi kami bagi dua dengan Pak Syamsul hingga harus mengganti Rp 700 juta," imbuhnya.
Kasus perampokan itu terjadi pada 22 Mei 2014 silam. Saat ini Syamsul diperintahkan pihak kampus untuk mengambil uang Rp 700 juta. Dia pun dtemani Jamaluddin sebagai supir. Uang itu diperuntukan untuk operasional kampus. Kemudia ada tiga orang pegawai UIN Suska Pekanbaru, Riau ikut menumpang dalam mobil termasuk Desi. Mereka ikut karena ada keperluan lain.
Setelah mengambil uang di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, mereka bergerak ke Jalan Nangka. Namun mobil mereka bocor. Lokasinya berada di depan Rumah Makan Silais. Tiga orang masuk ke rumah makan. Tinggal Syamsul menemani supir yang sedang menganti ban. Baca: Cegah Kluster Hajatan, Pemprov Gandeng Kemenag Jatim.
Sementara itu Rudi Kurniawan, suami dari Desi mengaku bahwa pembebanan itu dinilai ketidak adilan. Apalagi hal itu murni perampokan dan istrinya kebetulan saat itu hanya ikut bersama Syamsul untuk makan siang.
"Istri saya disuruh menganti rugi. Padahal dia kebetulan hanya ikut makan saja. Tapi istri saya diminta mengganti Rp 350 juta. Jadi kami bagi dua dengan Pak Syamsul hingga harus mengganti Rp 700 juta," imbuhnya.
Kasus perampokan itu terjadi pada 22 Mei 2014 silam. Saat ini Syamsul diperintahkan pihak kampus untuk mengambil uang Rp 700 juta. Dia pun dtemani Jamaluddin sebagai supir. Uang itu diperuntukan untuk operasional kampus. Kemudia ada tiga orang pegawai UIN Suska Pekanbaru, Riau ikut menumpang dalam mobil termasuk Desi. Mereka ikut karena ada keperluan lain.
Setelah mengambil uang di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, mereka bergerak ke Jalan Nangka. Namun mobil mereka bocor. Lokasinya berada di depan Rumah Makan Silais. Tiga orang masuk ke rumah makan. Tinggal Syamsul menemani supir yang sedang menganti ban. Baca: Cegah Kluster Hajatan, Pemprov Gandeng Kemenag Jatim.
Lihat Juga :