Sulit Beli Tabung Oksigen untuk Mertua, Pria di Tangerang Malah Tertipu Jutaan Rupiah
Rabu, 07 Juli 2021 - 12:10 WIB
“Dia bilang ada perubahan karena tidak bisa kirim kalau enggak lima. Kalau ngambil pun harus tiga. Harus transfer lagi. Jadi total Rp2,2 juta untuk tiga tabung gas berukuran satu meter kubik,” imbuh Shani Budi.
Akan tetapi, orang tersebut tidak bisa dihubungi lagi setelah Shani mengirimkan uang. Dia pun lalu berinisiatif untuk mengambil tabung oksigen sendiri di PT Nisson, di kawasan Neglasari, Kota Tangerang. Tapi ternyata, perusahaan tersebut tidak menjual eceran dan juga ada sejumlah syarat untuk pembeli oksigen. Baca juga: Pemerintah Cukupi Kebutuhan Oksigen di Rumah Sakit, Pengusaha Industri Gas Diminta Lakukan Ini
“Kemarin saya ke PT Nisonnya di Neglasari. Begitu sampai sana, beneran ada PT Nissonnya, tapi mereka sudah tidak jual eceran lagi,” imbuhnya seraya menambahkan ternyata tidak ada pegawai yang bernama Mochammad Hamka Pratama.
Shani juga sempat bertanya kepada satpam dan direksi di perusahaan tersebut mengenai pegawai yang bernama Mochammad Hamka Pratama, ternyata orang itu bukan pegawai di sana. Shani pun lalu mengadukan dugaan tindak penipuan ini ke Polres Metro Tangerang Kota.
“Ternyata saya memang ditipu. Kemarin sudah laporan ke polres metro, tapi belum ni, harus ngumpulin data-data seperti rekening koran dan lain-lain,” katanya.
Akan tetapi, orang tersebut tidak bisa dihubungi lagi setelah Shani mengirimkan uang. Dia pun lalu berinisiatif untuk mengambil tabung oksigen sendiri di PT Nisson, di kawasan Neglasari, Kota Tangerang. Tapi ternyata, perusahaan tersebut tidak menjual eceran dan juga ada sejumlah syarat untuk pembeli oksigen. Baca juga: Pemerintah Cukupi Kebutuhan Oksigen di Rumah Sakit, Pengusaha Industri Gas Diminta Lakukan Ini
“Kemarin saya ke PT Nisonnya di Neglasari. Begitu sampai sana, beneran ada PT Nissonnya, tapi mereka sudah tidak jual eceran lagi,” imbuhnya seraya menambahkan ternyata tidak ada pegawai yang bernama Mochammad Hamka Pratama.
Shani juga sempat bertanya kepada satpam dan direksi di perusahaan tersebut mengenai pegawai yang bernama Mochammad Hamka Pratama, ternyata orang itu bukan pegawai di sana. Shani pun lalu mengadukan dugaan tindak penipuan ini ke Polres Metro Tangerang Kota.
“Ternyata saya memang ditipu. Kemarin sudah laporan ke polres metro, tapi belum ni, harus ngumpulin data-data seperti rekening koran dan lain-lain,” katanya.
(mhd)
Lihat Juga :