Identifikasi Pasien Covid-19, RSUD Bekasi Siapkan Skema Mobil Triase
Selasa, 06 Juli 2021 - 11:05 WIB
Sumarti mengaku, pemberlakuan skema ini menyusul masih terjadinya lonjakan kasus COVID-19 meski Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah dikhususkan bagi pasien corona.”Pasien masih berdatangan terus, ya kita terima. Kita mencoba melakukan triase sebelum masuk IGD oleh manajemen dan dokter-dokter yang tidak melayani COVID-19. Triasenya tidak di tenda tapi di teras dan di mobil juga kalau di terasnya penuh,” paparnya.
Skema triase sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya seperti pasien positif COVID-19. Setelah mendapatkan triase itu apakah warga tersebut dalam kondisi ringan akan dipulangkan atau diarahkan ke lokasi isolasi mandiri dengan dibekali vitamin. Sementara pasien dengan kondisi sedang hingga berat akan dirawat.
”Harapan kita yang masuk RSUD dalam kondisi ke arah sedang dan berat, kalau ringan mendingan di hotel isolasi terpusat,” tegasnya. Sumarti mengatakan RSUD Kabupaten Bekasi saat ini memiliki 236 tempat tidur isolasi pasien Covid-19 dengan 16 tempat tidur di antaranya dikhususkan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kritis.
”Kita juga membutuhkan tambahan tenaga medis agar bisa menangani pasien secara maksimal. Beberapa tenaga medis kami terpapar COVID-19 juga,” tandasnya.
Skema triase sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya seperti pasien positif COVID-19. Setelah mendapatkan triase itu apakah warga tersebut dalam kondisi ringan akan dipulangkan atau diarahkan ke lokasi isolasi mandiri dengan dibekali vitamin. Sementara pasien dengan kondisi sedang hingga berat akan dirawat.
”Harapan kita yang masuk RSUD dalam kondisi ke arah sedang dan berat, kalau ringan mendingan di hotel isolasi terpusat,” tegasnya. Sumarti mengatakan RSUD Kabupaten Bekasi saat ini memiliki 236 tempat tidur isolasi pasien Covid-19 dengan 16 tempat tidur di antaranya dikhususkan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kritis.
”Kita juga membutuhkan tambahan tenaga medis agar bisa menangani pasien secara maksimal. Beberapa tenaga medis kami terpapar COVID-19 juga,” tandasnya.
(hab)
Lihat Juga :