One Day Service, PLN Suntik Tambahan Daya 40 MVA ke Perusahaan Produksi Baja di Cikarang
Kamis, 01 Juli 2021 - 12:51 WIB
PT Gunung Rajapaksi Tbk. yang merupakan bagian dari Gunung Steel Group menjadi salah satu perusahaan baja swasta terbesar di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun, PT Gunung Rajapaksi Tbk. memproduksi 2,8 juta ton baja per tahun yang telah mendapat sertifikasi nasional maupun Internasional.
Saat ini PT Gunung Rajapaksi Tbk. terdaftar sebagai pelanggan dengan kontribusi kWh jual dan pendapatan tertinggi di UP3 Cikarang serta mempunyai 2 layanan sambungan Tegangan Tinggi dengan total daya 275 MVA. Baca: Kabupaten Bekasi Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Rp158 Miliar
Agung menambahkan, jumlah pelanggan Premium yang dilayani PLN UID Jawa Barat sampai dengan Mei 2021 sebanyak 1.290 Pelanggan. Jumlah total kWh jual sampai dengan bulan Mei 2021 yaitu sebesar 10,09 TWh, dengan kontribusi dari pelanggan golongan tarif I3 (Industri) sebesar 48,96 persen.
Di tengah pandemi, PLN UID Jawa Barat mencatat pertumbuhan penjualan segmen industri sebesar 9,06 TWh pada 2021 atau naik 6,95 persen dibandingkan dengan posisi Mei 2020 sebesar 8,41 TWh.
Presiden Direktur PT Gunung Rajapaksi, AGW Sangkaeng mengapresiasi kecepatan layanan PLN dalam proses penyambungan penambahan daya."Ini sekaligus menjadi momen langka bagi kami di tengah pandemi, bisa melakukan tambah daya. Kedengarannya agak nekat, tetapi bukan tanpa alasan. Kita percaya Indonesia pasti Bangkit, dan kita saat ini kita bisa menjalankan apa yang bisa kita jalankan, sehingga ketika Indonesia bangkit, kita sudah siap. Ini menunjukkan kita akan berkembang bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia khususnya dengan PLN," ucapnya.
Saat ini PT Gunung Rajapaksi Tbk. terdaftar sebagai pelanggan dengan kontribusi kWh jual dan pendapatan tertinggi di UP3 Cikarang serta mempunyai 2 layanan sambungan Tegangan Tinggi dengan total daya 275 MVA. Baca: Kabupaten Bekasi Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Rp158 Miliar
Agung menambahkan, jumlah pelanggan Premium yang dilayani PLN UID Jawa Barat sampai dengan Mei 2021 sebanyak 1.290 Pelanggan. Jumlah total kWh jual sampai dengan bulan Mei 2021 yaitu sebesar 10,09 TWh, dengan kontribusi dari pelanggan golongan tarif I3 (Industri) sebesar 48,96 persen.
Di tengah pandemi, PLN UID Jawa Barat mencatat pertumbuhan penjualan segmen industri sebesar 9,06 TWh pada 2021 atau naik 6,95 persen dibandingkan dengan posisi Mei 2020 sebesar 8,41 TWh.
Presiden Direktur PT Gunung Rajapaksi, AGW Sangkaeng mengapresiasi kecepatan layanan PLN dalam proses penyambungan penambahan daya."Ini sekaligus menjadi momen langka bagi kami di tengah pandemi, bisa melakukan tambah daya. Kedengarannya agak nekat, tetapi bukan tanpa alasan. Kita percaya Indonesia pasti Bangkit, dan kita saat ini kita bisa menjalankan apa yang bisa kita jalankan, sehingga ketika Indonesia bangkit, kita sudah siap. Ini menunjukkan kita akan berkembang bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia khususnya dengan PLN," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :