Tempat Tidur Rumah Sakit Darurat COVID-19 di DKI Jakarta Ditambah 7.000 Bed
Jum'at, 25 Juni 2021 - 13:35 WIB
Budi mengatakan untuk pasien COVID-19 tanpa gejala (OTG) dan ringan akan dipindahkan ke Nagrak dan Pasar Rumput. “Rencana kami dengan Kepala BNPB, Panglima TNI, Pak gubernur dan Bapak Kapolri adalah memindahkan yang OTG dan ringan ke Nagreg dan Pasar Rumput,” ucapnya.
“Sehingga Wisma Atlet yang memang fasilitas yang sudah ada lebih lama, kita bisa upgrade untuk juga bisa menangani yang kondisinya sudah menengah, sedang kondisi berat tetap kita arahkan ke rumah sakit,” papar Budi. (Baca juga; Berkurang 281 Orang, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 6.713 Pasien Covid-19 )
Budi akan memastikan bahwa disiplin pengisian ini bisa dijaga. “Sebenarnya OTG kita bisa rawat inap di rumah isolasi mandiri atau isolasi terpusat di Nagreg atau di Pasar Rumput. Dengan demikian kita harapan bahwa kapasitas layanan kesehatan baik itu yang orang tanpa gejala maupun orang yang dengan gejala ringan menengah berat itu kita atur dengan lebih baik,” jelasnya.
“Sehingga Wisma Atlet yang memang fasilitas yang sudah ada lebih lama, kita bisa upgrade untuk juga bisa menangani yang kondisinya sudah menengah, sedang kondisi berat tetap kita arahkan ke rumah sakit,” papar Budi. (Baca juga; Berkurang 281 Orang, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 6.713 Pasien Covid-19 )
Budi akan memastikan bahwa disiplin pengisian ini bisa dijaga. “Sebenarnya OTG kita bisa rawat inap di rumah isolasi mandiri atau isolasi terpusat di Nagreg atau di Pasar Rumput. Dengan demikian kita harapan bahwa kapasitas layanan kesehatan baik itu yang orang tanpa gejala maupun orang yang dengan gejala ringan menengah berat itu kita atur dengan lebih baik,” jelasnya.
(wib)
Lihat Juga :