Khofifah Minta Warga Jatim Gotong Royong Cegah COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 15:52 WIB
"Kasus infeksi COVID-19 di Kabupaten Lamongan hari ini masih terbilang tinggi. Kabupaten Lamongan menempati urutan ke empat di Jawa Timur untuk daerah dengan kasus konfirmasi covid-19 tertinggi. Dimana hari ini ada sebanyak 87 kasus warga Lamongan yang terkonfirmasi positif COVID-19," terangnya.
(Baca juga: Pelepasan Napi Saat Pandemi COVID-19, Ini Kata Pakar Hukum Ubaya )
Khofifah berharap agar masyarakat berperan aktif dalam menekan penyebaran pandemi COVID-19. Peran tersebut dimulai dari setiap masing-masing individu untuk memulai langkah terkecil. Yakni dengan menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. "Menggunakan masker bisa menekan penyebaran COVID-19 hingga 60 persen," tegas Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga mengingatkan pada seluruh warga Jatim untuk menahan dulu kegiatan mudik maupun silaturahmi di momen Syawal ini. Tetap mempertahankan gerakan di rumah saja adalah langkah terbaik yang bisa diambil saat ini dan mengganti silaturahmi secara virtual.
"Terutama karena persentasi OTG (orang tanpa gejala) yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim juga masih terus meningkat. Dimana saat ini angkanya mencapai 34 persen yang berpotensi positif COVID-19," pungkasnya.
(Baca juga: Pelepasan Napi Saat Pandemi COVID-19, Ini Kata Pakar Hukum Ubaya )
Khofifah berharap agar masyarakat berperan aktif dalam menekan penyebaran pandemi COVID-19. Peran tersebut dimulai dari setiap masing-masing individu untuk memulai langkah terkecil. Yakni dengan menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. "Menggunakan masker bisa menekan penyebaran COVID-19 hingga 60 persen," tegas Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga mengingatkan pada seluruh warga Jatim untuk menahan dulu kegiatan mudik maupun silaturahmi di momen Syawal ini. Tetap mempertahankan gerakan di rumah saja adalah langkah terbaik yang bisa diambil saat ini dan mengganti silaturahmi secara virtual.
"Terutama karena persentasi OTG (orang tanpa gejala) yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim juga masih terus meningkat. Dimana saat ini angkanya mencapai 34 persen yang berpotensi positif COVID-19," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :