Penyebab Puting Beliung di Minsel, Ini Penjelasan BMKG Manado
Kamis, 24 Juni 2021 - 22:53 WIB
Awan tersebut menurut Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle, kemudian membentuk Bow Echo yang merupakan pattern awan di radar cuaca yang dapat mengakibatkan terjadinya puting beliung.
Baca juga: Tangis Warga Pecah saat Puluhan Rumah di Bitung Tengah Hangus Dilalap Si Jago Merah
"Pada masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau memang cuaca akan berpotensi terjadinya puting beliung seperti yang telah kami imbau sebelumnya," kata Ben Molle kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (24/6/2021).
Data sementara dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Minsel tercatat di Tumaluntung Satu sebanyak 31 rumah rusak berat, Enam tiang lampu jalan dan satu tiang PLN Roboh. Sedangkan di Tumaluntung, 18 rumah rusak berat. Total ada 49 rumah rusak berat.
Baca juga: Tangis Warga Pecah saat Puluhan Rumah di Bitung Tengah Hangus Dilalap Si Jago Merah
"Pada masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau memang cuaca akan berpotensi terjadinya puting beliung seperti yang telah kami imbau sebelumnya," kata Ben Molle kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (24/6/2021).
Data sementara dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Minsel tercatat di Tumaluntung Satu sebanyak 31 rumah rusak berat, Enam tiang lampu jalan dan satu tiang PLN Roboh. Sedangkan di Tumaluntung, 18 rumah rusak berat. Total ada 49 rumah rusak berat.
(nic)
Lihat Juga :