Wagub Sebut Tidak Layak Truk Digunakan Angkut Jenazah Pasien COVID-19
Kamis, 24 Juni 2021 - 14:24 WIB
"Mari terus kita jadikan 3M sebagai kebutuhan, tetap di rumah, banyak produk UMKM dan jualan tetangga yg bisa dipesan dari rumah. Pemprov DKI Jakarta terus melakukan 3T (testing, tracing, treatment), vaksinasi, disiplin prokes, dll,"pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Edi Sumantri membeberkan kondisi keuangan yang dialami oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI. Dinas tersebut, kata Edi, tengah kewalahan mengangkut jenazah pasien COVID-19. (Baca juga; Makin Ganas, Kasus Kematian COVID-19 di Bogor Raya Tembus 385 Orang )
Edi melanjutkan, saat ini pihaknya menggunakan truk berkapasitas 8 peti jenazah untuk mengangkut jenazah COVID-19. “Dinas Pemakaman tidak sanggup nguburin, sudah capek semuanya ini baru jam 6 doang sudah 146 jenazah sisanya masih ditaruh. Hari ini akan diangkat karena ambulans tidak mungkin lagi, dengan truk berkapasitas delapan peti mati,” kata Edi saat menghadiri rapat di Komisi Keuangan DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/6/2021).
Diketahui sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Edi Sumantri membeberkan kondisi keuangan yang dialami oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI. Dinas tersebut, kata Edi, tengah kewalahan mengangkut jenazah pasien COVID-19. (Baca juga; Makin Ganas, Kasus Kematian COVID-19 di Bogor Raya Tembus 385 Orang )
Edi melanjutkan, saat ini pihaknya menggunakan truk berkapasitas 8 peti jenazah untuk mengangkut jenazah COVID-19. “Dinas Pemakaman tidak sanggup nguburin, sudah capek semuanya ini baru jam 6 doang sudah 146 jenazah sisanya masih ditaruh. Hari ini akan diangkat karena ambulans tidak mungkin lagi, dengan truk berkapasitas delapan peti mati,” kata Edi saat menghadiri rapat di Komisi Keuangan DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/6/2021).
(wib)
Lihat Juga :