Dalam Dua Hari, 400 Lebih Warga Banten Terkonfirmasi COVID-19
Rabu, 23 Juni 2021 - 18:23 WIB
Ati menambahkan, untuk ketersediaan tempat tidur atau Bad Occupancy Ratio (BOR), sampai saat ini untuk di ruang ICU sudah mencapai 82,42 persen dari kapasitas total 330 bad dan menyisakan 58 bad. "Sementara untuk BOR di ruang isolasi sudah mencapai 87,37 persen dari kuota 3658 dan tersisa 462 bad," ucapnya. Baca: Polisi Tangkap Pasutri Pelaku Penganiaya Penjual Es yang Masih Tetangga.
Ati menambahkan, untuk bad di RS baik milik pemerintah maupun swasta serta rumah singgah, diupayakan terus bertambah. "Meskipun tidak signifikan karena keterbatasan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis paru, anastesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat di seluruh kab/kota se Provinsi Banten," ujarnya.
Selain itu, belum lagi para Nakes juga dituntut untuk melakukan secara aktif Tes, Lacak, dan Isolasi (TLI) dan mengejar percepatan vaksinasi. "Sehingga selama hulunya tidak dapat dikendalikan, seberapa banyakpun kapasitas bad yang disediakan tidak akan mampu menampung," pungkasnya. Baca Juga: Klenger Pesta Miras Oplosan, 8 Pelajar di Takalar Dilarikan ke RS, 1 Tewas.
Ati menambahkan, untuk bad di RS baik milik pemerintah maupun swasta serta rumah singgah, diupayakan terus bertambah. "Meskipun tidak signifikan karena keterbatasan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis paru, anastesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat di seluruh kab/kota se Provinsi Banten," ujarnya.
Selain itu, belum lagi para Nakes juga dituntut untuk melakukan secara aktif Tes, Lacak, dan Isolasi (TLI) dan mengejar percepatan vaksinasi. "Sehingga selama hulunya tidak dapat dikendalikan, seberapa banyakpun kapasitas bad yang disediakan tidak akan mampu menampung," pungkasnya. Baca Juga: Klenger Pesta Miras Oplosan, 8 Pelajar di Takalar Dilarikan ke RS, 1 Tewas.
(nag)
Lihat Juga :