Wacana Presiden Tiga Periode Dinilai Bakal Membentuk Polarisasi Baru

Rabu, 23 Juni 2021 - 14:37 WIB
Wacana presiden 3 periode dinilai akan membentu polarisasi baru di tengah masyarakat. Foto: Ilustrasi
JAKARTA - Wacana jabatan presiden tiga periode yang saat ini terus mencul ke publik, dinilai akan membentuk polarisasi baru di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Harianto Sinulingga. Ia mengkritik pola pikir Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari yang mengatakan bahwa aspirasi mengusung Jokowi menjabat tiga periode tidak melanggar konstitusi.



Baca Juga: Jadi Tameng Gerakan Presiden 3 Periode, Penanganan Covid-19 Dipertanyakan

"Kalau mengikuti cara berpikir Qodari bahwa aspirasinya agar Jokowi menjabat tiga periode tidak melanggar konstitusi karena masuk lewat Pasal 37 UUD tentang perubahan UUD, maka orang yang punya aspirasi khilafah juga harus dikasih tempat yang sama untuk bisa kampanye mempengaruhi publik secara terbuka dan tidak boleh dihalang-halangi dengan alasan bertentangan dengan konstitusi negara. Itu kalau kita mau konsisen berpikir," ujar Andi dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Rabu (23/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!