Usai Dilamar Kekasih, Perempuan di Semarang Positif COVID-19
Selasa, 22 Juni 2021 - 17:00 WIB
Melonjaknya penyebaran virus corona disinyalir setelah warga menggelar kegiatan keramaian seperti lamaran hingga ziarah. Ilustrasi/SINDOnews
SEMARANG - Sejumlah rumah sakit dan tempat isolasi terpusat di Jawa Tengah kini dipenuhi pasien COVID-19 . Melonjaknya penyebaran virus corona disinyalir setelah warga menggelar kegiatan keramaian seperti lamaran hingga ziarah.
"Kemarin ada acara lamaran, tanggal 30 rencana menikah," ujar seorang perempuan positif COVID-19, di tempat isolasi terpusat Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang, Selasa (22/6/2021).
Tempat isolasi terpusat itu, keterisiannya saat ini mencapai sekitar 80 persen. Pasien rata-rata baru menjalani karantina kurang dari lima hari. Bukan hanya warga Semarang, namun terdapat pula masyarakat dari luar daerah seperti Mranggen Demak, bernama Alwi.
Pemuda yang bekerja sebagai tukang parkir di sebuah rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif COVID-19. Dia lantas menjalani isolasi di Rumdin Wali Kota Semarang sejak dua hari terakhir. Pemuda berharap segera sembuh dan pulang kembali.
"Kemarin ada acara lamaran, tanggal 30 rencana menikah," ujar seorang perempuan positif COVID-19, di tempat isolasi terpusat Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang, Selasa (22/6/2021).
Tempat isolasi terpusat itu, keterisiannya saat ini mencapai sekitar 80 persen. Pasien rata-rata baru menjalani karantina kurang dari lima hari. Bukan hanya warga Semarang, namun terdapat pula masyarakat dari luar daerah seperti Mranggen Demak, bernama Alwi.
Pemuda yang bekerja sebagai tukang parkir di sebuah rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif COVID-19. Dia lantas menjalani isolasi di Rumdin Wali Kota Semarang sejak dua hari terakhir. Pemuda berharap segera sembuh dan pulang kembali.
Lihat Juga :