PMI Banten Ajak Pemda Optimalkan Stok Darah
Senin, 21 Juni 2021 - 01:42 WIB
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengajak pemerintah daerah (Pemda) turun tangan mengatasi minimnya stok darah. Foto SINDOnews
SERANG - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengajak pemerintah daerah (Pemda) turun tangan mengatasi minimnya stok darah . Saat ini, di tengah pandemi COVID-19, semua unit donor darah (UDD) PMI krisis stok darah, sementara permintaan terus meningkat.
"Kami minta seluruh pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten/kota bersama-sama mengatasi minimnya stok darah di UDD PMI. Kita harus turun tangan bersama," kata Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah Minggu (20/6/2021). Baca juga: Sambut HUT Ke-494 DKI, Kecamatan Tanah Abang Gelar Donor
Menurutnya, PMI merupakan organisasi yang diperintahkan Pemerintah untuk memberikan pelayanan transfusi darah. Namun dalam menjaga kestabilan stok darah, merupakan tugas bersama.
Seperti TNI-Polri, Tatu berharap, kepala daerah juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk rutin donor darah.Atas stok darah yang minim saat pandemi, PMI telah membuat kebijakan agar masyarakat yang membutuhkan darah, menyediakan pendonor.
"Pemerintah daerah harus bisa terlibat juga dalam penanganan kekurangan stok darah, agar bisa bergerak cepat mengajak masyarakat untuk bisa mendonorkan darahnya. Ini harus menjadi perhatian khusus, agar ada peningkatan pendonor walaupun di tengah pandemi COVID-19," tegasnya.
Kamis (17/6/2021) lalu, Tatu bersama pengurus PMI Banten meninjau UDD PMI Kota Tangerang. UDD terbesar di Banten ini telah meraih sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM RI.
"Kami minta seluruh pemerintah daerah, provinsi dan kabupaten/kota bersama-sama mengatasi minimnya stok darah di UDD PMI. Kita harus turun tangan bersama," kata Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah Minggu (20/6/2021). Baca juga: Sambut HUT Ke-494 DKI, Kecamatan Tanah Abang Gelar Donor
Menurutnya, PMI merupakan organisasi yang diperintahkan Pemerintah untuk memberikan pelayanan transfusi darah. Namun dalam menjaga kestabilan stok darah, merupakan tugas bersama.
Seperti TNI-Polri, Tatu berharap, kepala daerah juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk rutin donor darah.Atas stok darah yang minim saat pandemi, PMI telah membuat kebijakan agar masyarakat yang membutuhkan darah, menyediakan pendonor.
"Pemerintah daerah harus bisa terlibat juga dalam penanganan kekurangan stok darah, agar bisa bergerak cepat mengajak masyarakat untuk bisa mendonorkan darahnya. Ini harus menjadi perhatian khusus, agar ada peningkatan pendonor walaupun di tengah pandemi COVID-19," tegasnya.
Kamis (17/6/2021) lalu, Tatu bersama pengurus PMI Banten meninjau UDD PMI Kota Tangerang. UDD terbesar di Banten ini telah meraih sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM RI.
Lihat Juga :