Posko Perbantuan Didirikan, Penyekatan ke Arah Madura Bisa Bantu Bangkalan
Sabtu, 19 Juni 2021 - 07:02 WIB
Penambahan posko di sisi Surabaya akan membantu Bangkalan untuk memutus penularan COVID-19. SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menambah pendirian posko perbantuan Bangkalan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya.Sebelumnya, surat permohonan bantuan tenaga kesehatan (nakes) yang diajukan Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Surat bernomor 440/098/433.208/2021 sudah diterima.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) bersama penanggulangan COVID-19 yang dipimpin Gubernur Jawa Timur bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menyepakati penambahan posko itu. Baca juga: Pengasuh Pesantren Nurul Cholil Bangkalan Ajak Warga Taati Prosedur Penanganan COVID-19 di Suramadu
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, posko penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya sebenarnya merupakan Posko Bangkalan yang diperbantukan. Artinya, pendirian posko di Surabaya sifatnya hanya membantu Posko di Bangkalan yang menuju arah Surabaya.
Sebenarnya titik penyekatan di Surabaya ini bukan penyekatan Kota Pahlawan, tapi Madura. "Kita membantu di sini. Sehingga apa, kami ingin menunjukkan bahwa saya dan Pak Bupati tidak ada bedanya. Kami ini sama-sama ingin menghentikan laju COVID-19 dan menjaga di masing-masing wilayah dengan kerjasama," kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau posko di sisi Surabaya, Jum'at (18/6/2021).
Ia melanjutkan, pada intinya Posko Surabaya yang diperbantukan untuk Bangkalan ini bertujuan untuk saling menjaga wilayah agar aman dari COVID-19. Hal ini sebagaimana hasil rapat koordinasi bersama Forkopimda Jatim bahwa Surabaya membantu Bangkalan, Madura, dalam pendirian posko penyekatan.
"Sebenarnya swab di Surabaya ini bukan Pemkot Surabaya, tapi ini adalah perbantuan (posko) yang di Bangkalan sesuai dengan permohonan dari Pak Bupati Bangkalan. Nah, ketika jumlah di Bangkalan tidak nampung, lolos, maka kami lakukan swab di Surabaya," jelasnya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) bersama penanggulangan COVID-19 yang dipimpin Gubernur Jawa Timur bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menyepakati penambahan posko itu. Baca juga: Pengasuh Pesantren Nurul Cholil Bangkalan Ajak Warga Taati Prosedur Penanganan COVID-19 di Suramadu
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, posko penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya sebenarnya merupakan Posko Bangkalan yang diperbantukan. Artinya, pendirian posko di Surabaya sifatnya hanya membantu Posko di Bangkalan yang menuju arah Surabaya.
Sebenarnya titik penyekatan di Surabaya ini bukan penyekatan Kota Pahlawan, tapi Madura. "Kita membantu di sini. Sehingga apa, kami ingin menunjukkan bahwa saya dan Pak Bupati tidak ada bedanya. Kami ini sama-sama ingin menghentikan laju COVID-19 dan menjaga di masing-masing wilayah dengan kerjasama," kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau posko di sisi Surabaya, Jum'at (18/6/2021).
Ia melanjutkan, pada intinya Posko Surabaya yang diperbantukan untuk Bangkalan ini bertujuan untuk saling menjaga wilayah agar aman dari COVID-19. Hal ini sebagaimana hasil rapat koordinasi bersama Forkopimda Jatim bahwa Surabaya membantu Bangkalan, Madura, dalam pendirian posko penyekatan.
"Sebenarnya swab di Surabaya ini bukan Pemkot Surabaya, tapi ini adalah perbantuan (posko) yang di Bangkalan sesuai dengan permohonan dari Pak Bupati Bangkalan. Nah, ketika jumlah di Bangkalan tidak nampung, lolos, maka kami lakukan swab di Surabaya," jelasnya.
Lihat Juga :