Tempat Tidur Pasien COVID-19 di RS Penuh, Ini Kata Bupati Majalengka
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:55 WIB
Bupati Karna Sobahi. Foto SINDOnews
MAJALENGKA - Bupati Majalengka Karna Sobahi meminta pihak RSUD di Kabupaten Majalengka menyiapkan tambahan tempat tidur untuk perawatan pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Hal itu seiring dengan penuhnya tempat tidur yang ada di RS dalam beberapa hari terakhir.
Karna menegaskan, penambahann tempat tidur bisa dilakukan dengan cara menggunakan ruangan lain yang ada di RS itu. “Jadi kalau habis, kita akan menambah, akan mengubah penempatan umum jadi ruang isolasi, bahkan sekarang yang akan kami adakan adalah ruang ICU yang kita masih kurang,” kata Karna. Baca juga: Update COVID-19 di Majalengka, 200 Warga Meninggal dan 2.000 Orang Dinyatakan Sembuh
Karna mensinyalir, lonjakan pasien di RS dipicu oleh beberapa faktor. Keterlambatan mereka datang ke RS, jelas dia, salah satu pemicu adanya tren lonjakan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu juga dinilai Karna sebagai pemicu adanya kasus kematian dengan status terkonfirmasi positif.
“Karena banyak yang meninggal itu ternyata begini, mereka datang ke rumah sakit itu sudah repot, sudah stadium 3 Covid-nya itu. Terutama yang punya penyakit bawaan kayak diabet, tensi, jantung. Ya mereka sudah takut kalau dirawat di rumah sakit, ini persoalannya,” jelas dia.
Karna menegaskan, penambahann tempat tidur bisa dilakukan dengan cara menggunakan ruangan lain yang ada di RS itu. “Jadi kalau habis, kita akan menambah, akan mengubah penempatan umum jadi ruang isolasi, bahkan sekarang yang akan kami adakan adalah ruang ICU yang kita masih kurang,” kata Karna. Baca juga: Update COVID-19 di Majalengka, 200 Warga Meninggal dan 2.000 Orang Dinyatakan Sembuh
Karna mensinyalir, lonjakan pasien di RS dipicu oleh beberapa faktor. Keterlambatan mereka datang ke RS, jelas dia, salah satu pemicu adanya tren lonjakan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu juga dinilai Karna sebagai pemicu adanya kasus kematian dengan status terkonfirmasi positif.
“Karena banyak yang meninggal itu ternyata begini, mereka datang ke rumah sakit itu sudah repot, sudah stadium 3 Covid-nya itu. Terutama yang punya penyakit bawaan kayak diabet, tensi, jantung. Ya mereka sudah takut kalau dirawat di rumah sakit, ini persoalannya,” jelas dia.
Lihat Juga :