Manado Hujan Lebat, Dampak dari Sirkulasi Eddy Tepat di Wilayah Sulut
Selasa, 15 Juni 2021 - 06:50 WIB
Hujan lebat disertai petir melanda sebagian besar wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir pada sore hingga malam. Foto SINDOnews
MANADO - Hujan lebat disertai petir melanda sebagian besar wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir pada sore hingga malam ini diakibatkan oleh gangguan atmosfer
Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle mengatakan kondisi cuaca yang terjadi pada hari ini dipengaruhi oleh gangguan Atmosfer yang disebabkan adanya Sirkulasi Eddy atau Sirkulasi tertutup yang berada tepat di wilayah Sulut. Baca juga: Hujan Deras Turut Padamkan Kebakaran Kilang Minyak Pertamina T39 Cilacap
"Kondisi ini mengakibatkan terjadinya pertemuan massa udara (Konvergensi) di Sulut Bagian Utara (Manado, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Tomohon, Kep. Sitaro, Kep, Sangihe, Minahasa Tenggara bagian Utara dan Kepulauan Talaud) yang memicu Wilayah tersebut terjadi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang lebih signifikan dan mengakibatkan terjadu hujan dengan intensitas Sedang hingga lebat disertai kilat/petir," tutur Ben Molle, Senin (14/6/2021).
Sedangkan wilayah Sulut bagian Selatan (Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Kotamobagu, dan Bolmong Timur) lebih dominan terbentuk daerah belokan angin/shearline yang mengakibatkan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle mengatakan kondisi cuaca yang terjadi pada hari ini dipengaruhi oleh gangguan Atmosfer yang disebabkan adanya Sirkulasi Eddy atau Sirkulasi tertutup yang berada tepat di wilayah Sulut. Baca juga: Hujan Deras Turut Padamkan Kebakaran Kilang Minyak Pertamina T39 Cilacap
"Kondisi ini mengakibatkan terjadinya pertemuan massa udara (Konvergensi) di Sulut Bagian Utara (Manado, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Tomohon, Kep. Sitaro, Kep, Sangihe, Minahasa Tenggara bagian Utara dan Kepulauan Talaud) yang memicu Wilayah tersebut terjadi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang lebih signifikan dan mengakibatkan terjadu hujan dengan intensitas Sedang hingga lebat disertai kilat/petir," tutur Ben Molle, Senin (14/6/2021).
Sedangkan wilayah Sulut bagian Selatan (Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Kotamobagu, dan Bolmong Timur) lebih dominan terbentuk daerah belokan angin/shearline yang mengakibatkan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Lihat Juga :