Majukan UMKM Jawa Timur, Gubernur Khofifah Terinspirasi Strategi Jack Ma

Jum'at, 11 Juni 2021 - 20:16 WIB
Lima tahun kemudian, diperkirakan Indonesia melaju lebih cepat daripada negara-negara Asia Tenggara lainnya, dengan nilai ekonomi digital mencapai Rp 1.726 triliun. Sementara Malaysia Rp417 triliun, Filipina Rp369 triliun, Singapura Rp206 triliun, Thailand Rp737 triliun, dan Vietnam Rp723 triliun. "Jawa Timur sebagai kontributor PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar kedua di Indonesia tentu harus lebih cepat masuk pada ruang ini," kata Khofifah.

Baca juga: Rakerwil AMSI Jatim 2021, Dorong Kolaborasi dan Picu Pertumbuhan Ekonomi Digital

Besarnya pengguna e-commerce di Indonesia adalah potensi yang harus dimanfaatkan. Tahun 2021, ada 148 juta orang pengguna dan pada 2024 akan mengalami peningkatan signifikan. "Ini harus kita sampaikan pada pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dan IKM (Industri Kecil Menengah)," kata Khofifah.

Sekitar 57,25% Produk Domestik Regional Bruto (PDBR) Jatim didukung oleh pelaku UKM. Pelaku UKM juga memberi kontribusi 61% pada PDB nasional. "Jadi memang untuk backbone ekonomi nasional dan Jawa Timur, pelaku UKM besar sekali kontribusinya," kata Khofifah.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!