Majukan UMKM Jawa Timur, Gubernur Khofifah Terinspirasi Strategi Jack Ma
Jum'at, 11 Juni 2021 - 20:16 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka Rakerwil AMSI Jatim.
PASURUAN - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Orang nomor satu di Jatim itu terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.
"Saya mengikuti bagaimana pikiran-pikiran Jack Ma yang memiliki ritel terbesar di dunia, tanpa harus punya pabrik, tanpa harus punya gudang, tanpa harus punya public transportation tapi bisa menguasai dunia, karena digitalisasi sistem yang sudah dikembangkan," kata Khofifah, dalam acara 'Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital CETTAR Bagi Pembangunan Jawa Timur', yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur secara daring dan luring, Jumat (11/6/2021).
Baca juga: Gubernur Khofifah Minta Dinas Koperasi Tingkatkan Kinerja K-UMKM
Peluang perkembangan ekonomi digital Indonesia di Asia Tenggara luar biasa. Tahun 2020, nilai ekonomi digital Indonesia sudah mencapai Rp624 triliun, lebih besar daripada Malaysia (Rp153 triliun), Filipina (Rp111 triliun), Singapura (Rp125 triliun), Thailand (Rp250 triliun), dan Viietnam (Rp194 triliun).
"Saya mengikuti bagaimana pikiran-pikiran Jack Ma yang memiliki ritel terbesar di dunia, tanpa harus punya pabrik, tanpa harus punya gudang, tanpa harus punya public transportation tapi bisa menguasai dunia, karena digitalisasi sistem yang sudah dikembangkan," kata Khofifah, dalam acara 'Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital CETTAR Bagi Pembangunan Jawa Timur', yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur secara daring dan luring, Jumat (11/6/2021).
Baca juga: Gubernur Khofifah Minta Dinas Koperasi Tingkatkan Kinerja K-UMKM
Peluang perkembangan ekonomi digital Indonesia di Asia Tenggara luar biasa. Tahun 2020, nilai ekonomi digital Indonesia sudah mencapai Rp624 triliun, lebih besar daripada Malaysia (Rp153 triliun), Filipina (Rp111 triliun), Singapura (Rp125 triliun), Thailand (Rp250 triliun), dan Viietnam (Rp194 triliun).
Lihat Juga :