Tuntut Upah Layak, Ratusan Sopir dan Buruh Angkut Sampah Demo ke DPRD
Senin, 07 Juni 2021 - 15:32 WIB
Hilman mengatakan, buruh juga menuntut jaminan kesehatan minimal terdaftar di BPJS Kesehatan. "Karena mereka kan sehari-hari bekerja di tengah tumpukan sampah. Kesehatan mereka rentan," sebutnya. Baca: COVID-19 di Jatim Meningkat, Khofifah Kembali Buka Sarana Kesehatan di Bangkalan.
Mengenai masalah kesehatan, Cakra Institut mengkritik peralatan keamanan kerja yang tidak memadai. Bahkan dari keterangan para buruh, seragam dan sepatu boot hanya diganti setahun sekali.
Buruh juga mengeluh soal hak tunjangan hari raya lebaran kemarin yang tidak diberikan DLHK. "Padahal mereka mengabdi ada yang lebih dari 10 tahun, tapi kondisi pekerjaan tidak layak dan kesejahteraan minim," pungkasnya. Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Pecah Iringi Pemakaman Habel, Korban Kebrutalan KKB.
Mengenai masalah kesehatan, Cakra Institut mengkritik peralatan keamanan kerja yang tidak memadai. Bahkan dari keterangan para buruh, seragam dan sepatu boot hanya diganti setahun sekali.
Buruh juga mengeluh soal hak tunjangan hari raya lebaran kemarin yang tidak diberikan DLHK. "Padahal mereka mengabdi ada yang lebih dari 10 tahun, tapi kondisi pekerjaan tidak layak dan kesejahteraan minim," pungkasnya. Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Pecah Iringi Pemakaman Habel, Korban Kebrutalan KKB.
(nag)
Lihat Juga :