Hidup di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Kata Rektor Kampus NU

Minggu, 24 Mei 2020 - 16:51 WIB
Setiap individu, kata dia, harus mempersiapkan mental dan fisik agar tetap mampu bertahan hidup menghadapi kondisi ini. Kondisi di mana COVID-19 merubah manusia menjadi tidak gampang percaya dengan membatasi kegiatan atau aktivitas yang seringkali dilakukan sebelum pandemi berlangsung. "Salah satunya disiplin menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Menurutnya, saat ini ada kesan orang tidak mudah percaya dengan orang lain. "Tapi itu nanti yang akan dianggap sebagai sebuah kewajaran baru," imbuhnya.

Pada akhirnya, lanjut Jazidie, masyarakat akan terbiasa saling memaklumi. Hanya saja yang penting adalah masing-masing pribadi harus mempersiapkan mental dan fisik untuk mengadaptasikan diri dengan tuntutan-tuntutan pola kehidupan yang baru.

"Jadi harus adaptif. Karena manusia sebenarnya adalah makhluk sosial yang adaptif. Sangat adaptif," tandasnya.

Tuntutan-tuntutan new normal itu mengharuskan manusia menggunakan bekal adaptasi yang sudah dimiliki. Seperti tubuh manusia yang dilengkapi oleh suatu sistem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!