Jebolan Kanada, Wilson Pilih Pulang ke Desa Bangun Ekonomi Lewat Aplikasi Sembako

Minggu, 30 Mei 2021 - 17:56 WIB
Menurut dia, aplikasi tidak menghubungkan secara langsung antara produsen dan konsumen, tetapi melalui mekanisme reseller. Dengan begitu, banyak warga desa akan diuntungkan dengan sistem penghasilan reseller, dan warga mendapat sembako dengan harga terjangkau.

Baca juga: Bunuh Wanita Paruh Baya dan Ikat Mayatnya di Pohon Kopi, 2 Wanita Ini Diringkus di Hotel

Menurut Wilson Yanaprasetya, saat ini aplikasi Dagangan telah diakses lebih dari 60.000 akun dengan jumlah reseller lebih dari 20.000. Reseller ini tersebar di desa-desa di Pulau Jawa, dan sebagian Sumatera.

Jawa Barat, kata dia, menjadi salah satu daerah yang dibidik Dagangan. Hal ini karena jumlah desa di Jawa Barat cukup banyak. Secara akses, letak geografis pedesaan di Jabar juga terbesar hingga pelosok daerah hingga kawasan terpencil.

"Ini yang kami bidik, karena kami memang fokus membangun instruktur player di desa . Bagaimana warga desa bisa mendapatkan barang dengan cara online dan harga terjangkau," jelas dia di Bandung.

Baca juga: Tangis Indrawati Pecah, Berharap Suaminya yang Hilang Saat Kebakaran KM Karya Indah Ditemukan

Dia mencontohkan, salah satu daerah dengan pertumbuhan reseller terbesar adalah di wilayah Bandung Raya. Dagangan mencatat pertumbuhan hingga 200 reseller setiap bulannya. "Secara nasional, kami sudah ada di 3.000 desa . Terbanyak ada di Jawa Barat, dan Jawa Tengah," jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!