Jumlah Kasus COVID-19 Kluster Anak di Kota Bekasi Melonjak 19,97%, Belajar Tatap Muka Dievaluasi

Kamis, 27 Mei 2021 - 11:18 WIB
Dezy menyarankan agar tidak ada penambahan jumlah sekolah tatap muka di Kota Bekasi. Hal itu dilakukan agar penularan di kluster anak sudah bisa berkurang dan pihak keluarga juga harus mengedukasi anak dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Baca juga; Lintasi Kota Bekasi, 61 Pemudik Reaktif dan 7 Positif Covid-19 )

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, untuk perkembangan Kasus COVID-19 di wilayahnya yang melonjak berada pada klaster keluarga mengalami kenaikan kasus yang cukup siginifikan."Penyebarannya berada di rentan kategori usia produktif," ucapnya.

Tanti mencontohkan, misalnya isinya rumahnya satu, tetapi di dalam isi rumah tersebut terdapat sebanyak 4 orang yang terpapar Covid-19, dengan dari adanya beberapa orang yang terpapar."Karena terimbas melalui aktivitas yang dilakukan oleh usia produktif," katanya.

Saat ini untuk perkembangan kasus COVID-19 di Kota melalui berbagai kategori usia, usia produktif juga masih cukup tinggi untuk segi angka persentasenya. Dengan dari persentase yang ada, kategori usia produktif di angka 68,72%. Sedangkan untuk kategori usia anak berada di angka 19,97% dan usia lansia di angka 11,31%.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!