Jumlah Kasus COVID-19 Kluster Anak di Kota Bekasi Melonjak 19,97%, Belajar Tatap Muka Dievaluasi

Kamis, 27 Mei 2021 - 11:18 WIB
loading...
Jumlah Kasus COVID-19...
Pemerintah Kota Bekasi menyebutkan kasus COVID-19 dari klaster anak di wilayahnya mengalami peningkatan. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menyebutkan kasus COVID-19 dari klaster anak di wilayahnya mengalami peningkatan. Dari 263 kasus positif COVID-19, jumlah anak yang terinfeksi mencapai 19,97%.

Alhasil, pemerintah setempat akan mengevaluasi secara menyeluruh kegiatan belajar tatap muka. Apalagi, pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai di 241 sekolah tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di kota tersebut.

"Kasus COVID-19 klaster anak di Kota Bekasi cukup tinggi, mencapai 19,97%," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Sukrawati, Kamis (27/5/2021). (Baca juga; Hore, Bayar Iuran PBB di Kota Bekasi Dapat Diskon )

Berdasarkan data Satuan Tugas COVID-19 Kota Bekasi, hingga kemarin, total ada 263 orang positif COVID-19."Klaster anak ini sudah pasti (terpapar) dari keluarga karena anak berada dalam keluarga. Makanya kewaspadaan semua pihak benar-benar dibutuhkan,” ucapnya.

Dezy menyarankan agar tidak ada penambahan jumlah sekolah tatap muka di Kota Bekasi. Hal itu dilakukan agar penularan di kluster anak sudah bisa berkurang dan pihak keluarga juga harus mengedukasi anak dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Baca juga; Lintasi Kota Bekasi, 61 Pemudik Reaktif dan 7 Positif Covid-19 )

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, untuk perkembangan Kasus COVID-19 di wilayahnya yang melonjak berada pada klaster keluarga mengalami kenaikan kasus yang cukup siginifikan."Penyebarannya berada di rentan kategori usia produktif," ucapnya.

Tanti mencontohkan, misalnya isinya rumahnya satu, tetapi di dalam isi rumah tersebut terdapat sebanyak 4 orang yang terpapar Covid-19, dengan dari adanya beberapa orang yang terpapar."Karena terimbas melalui aktivitas yang dilakukan oleh usia produktif," katanya.

Saat ini untuk perkembangan kasus COVID-19 di Kota melalui berbagai kategori usia, usia produktif juga masih cukup tinggi untuk segi angka persentasenya. Dengan dari persentase yang ada, kategori usia produktif di angka 68,72%. Sedangkan untuk kategori usia anak berada di angka 19,97% dan usia lansia di angka 11,31%.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Penjabat Wali Kota Bekasi...
Penjabat Wali Kota Bekasi Apresiasi Kick off AI Talent Management di RSUD
Rekomendasi
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved