Update COVID-19 Jabar: Positif 2.045 Kasus, Pasien Sembuh 471 Orang

Sabtu, 23 Mei 2020 - 18:59 WIB
Laman pantau Pikobar juga memaparkan total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 48.017 orang. Sebanyak 41.484 atau 86,39% di antaranya berstatus selesai pemantauan, sehingga total ODP terpantau sebanyak 6.533 orang atau 13,61%.

Adapun pada kategori pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya mencapai 7.819 orang. Rinciannya, sebanyak 5.395 orang atau 69% berstatus selesai pengawasan, sehingga total PDP terawasi mencapai 2.424 orang atau 31%.

Diketahui, Pemprov Jabar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar berupaya mendapatkan peta sebaran COVID-19 secara optimal dengan terus melakukan tes COVID-19 secara masif baik lewat rapid diagnostic test (RDT) maupun polymerase chain reaction (PCR) atau swab test. (Baca juga; Pemprov Jabar Target Lakukan Rapid dan Swab Test Terhadap 300.000 Penduduk )

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Berli Hamdani mengatakan, guna mendapatkan peta persebaran COVID-19 secara optimal, pihaknya merujuk pola yang dilakukan Korea Selatan, yaitu mengetes 0,6% dari total jumlah penduduk Jabar atau 300.000 penduduk.

Hingga Kamis 21 Mei 2020 lalu, lanjut Berli, pihaknya telah menyebar 120.655 rapid diagnostic test (RDT) kit ke 27 kabupaten/kota, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan di Jabar. Dari hasil test RDT tersebut, sebanyak 3.209 warga Jabar terindikasi positif COVID-19 atau reaktif.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!