Sabu Dari Iran Dibawa Masuk Indonesia Lewat Pantai Selatan
Sabtu, 23 Mei 2020 - 17:53 WIB
Sabu seberat hampir satu ton tersebut disimpan dalam ruko yang berada di pinggir jalan di tengah permukiman warga. Sabu tersebut dibungkus menggunakan plastik bening, plastik di bungkus lakban coklat dan ratusan boks plastik.
(Baca juga: Pengedar Sabu Timur Tengah Kelabuhi Warga untuk Kemas Asam Kranji )
Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, sabu tersebut diimpor dari Iran. Lalu bagaimana sabu tersebut bisa masuk ke Indonesia? Ternyata, jaringan pengedar internasional ini memanfaatkan jalur tikur di pantai selatan Banten, untuk mendatangkan sabu.
Jaringan dua tersangka ini, disebut Listyo terkait dengan terkait dengan jaringan sebelumnya yang berhasil ditangkap Satgasus Bareskrim Polri, pada bulan Januari 2020, dengan menangkap tiga tersangka dan menyita 288 kilogram sabu.
"Kami melakukan penyelidikan mulai Desember 2019, dan akhirnya berhasil mengendus jaringan pertama, serta melakukan penindakan di bulan Januari 2020. Empat bulan berselang, kami berhasil menangkap jaringan Timur Tengah ini," tuturnya.
(Baca juga: Pengedar Sabu Timur Tengah Kelabuhi Warga untuk Kemas Asam Kranji )
Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, sabu tersebut diimpor dari Iran. Lalu bagaimana sabu tersebut bisa masuk ke Indonesia? Ternyata, jaringan pengedar internasional ini memanfaatkan jalur tikur di pantai selatan Banten, untuk mendatangkan sabu.
Jaringan dua tersangka ini, disebut Listyo terkait dengan terkait dengan jaringan sebelumnya yang berhasil ditangkap Satgasus Bareskrim Polri, pada bulan Januari 2020, dengan menangkap tiga tersangka dan menyita 288 kilogram sabu.
"Kami melakukan penyelidikan mulai Desember 2019, dan akhirnya berhasil mengendus jaringan pertama, serta melakukan penindakan di bulan Januari 2020. Empat bulan berselang, kami berhasil menangkap jaringan Timur Tengah ini," tuturnya.
Lihat Juga :