ACC Desak BPK Keluarkan Hasil Audit Kasus RS Batua
Senin, 24 Mei 2021 - 22:00 WIB
Menurut pria yang akrab disapa Angga ini, BPK RI seharusnya memiliki standar operasional prosedur terkait batas waktu mengeluarkan audit. Karena dia beranggapan durasi audit perhitungan kerugian negara terkesan semaunya.
"Seharusnya BPK memiliki SOP terkait batas waktu mengeluarkan audit perhitungan kerugian negara agar tidak berlarut-larut dan menghambat proses penegakan hukum," ujar Angga.
Baca juga:Polda Sulsel Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi RS Batua
Dia menilai lambannya penyelesaian audit BPK bisa saja menimbulkan tanda tanya publik. Belum lagi penanganan perkara di penyidik kemungkinan terganggu. "Bisa saja tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," tegas Angga.
Sementar itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel , Kombes Pol Widoni Fedri mengaku dalam perkara itu pihaknya sisa menanti audit BPK RI . "Kasusnya sudah sidik dan tinggal tunggu hasil (audit) BPK untuk tetapkan tersangka," imbuh dia.
"Seharusnya BPK memiliki SOP terkait batas waktu mengeluarkan audit perhitungan kerugian negara agar tidak berlarut-larut dan menghambat proses penegakan hukum," ujar Angga.
Baca juga:Polda Sulsel Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi RS Batua
Dia menilai lambannya penyelesaian audit BPK bisa saja menimbulkan tanda tanya publik. Belum lagi penanganan perkara di penyidik kemungkinan terganggu. "Bisa saja tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," tegas Angga.
Sementar itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel , Kombes Pol Widoni Fedri mengaku dalam perkara itu pihaknya sisa menanti audit BPK RI . "Kasusnya sudah sidik dan tinggal tunggu hasil (audit) BPK untuk tetapkan tersangka," imbuh dia.
Lihat Juga :