Wakil Wali Kota Bogor Nilai Isolasi Mandiri Tak Aman, Kasus COVID-19 di Griya Melati Jadi 46 Orang
Minggu, 23 Mei 2021 - 09:04 WIB
“Salah satunya pertimbangan kondisi rumah yang kurang aman untuk Isolasi Mandiri (Isoman) karena bercampur dengan warga yang sehat,” ujarnya. (Baca juga; Perumahan Griya Melati Dikarantina, Pemkot Bogor Sediakan Pasar Berjalan )
Sebelumnya, kasus COVID-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak terus bertambah. Terakhir, Wali Kota Bogor Bima Arya mencatat ada tambahan dua kasus baru dari warga perumahan di wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor tersebut.
“Sekitar 157 warga yang dilakukan tes PCR dan hari ini ada 37 dinyatakan positif itu dari 15 rumah yg berbeda,” kata Bima Arya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Jumat (21/5/2021).
Atas persoalan ini, Bima Arya menerjunkan seluruh jajarannya ke komplek perumahan tersebut. Hal ini dilakukan menyusul pihaknya melarang segala bentuk aktivitas di lokasi itu. “Kita menurunkan full tim disana. Ada Dinkes, DLH, Disperindag, PD Pasar untuk logistik. Sterilisasi semuanya jadi semua dinas diturunkan disana sehingga komplek Griya Melati itu lockdown lah,” ucapnya.
Sebelumnya, kasus COVID-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak terus bertambah. Terakhir, Wali Kota Bogor Bima Arya mencatat ada tambahan dua kasus baru dari warga perumahan di wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor tersebut.
“Sekitar 157 warga yang dilakukan tes PCR dan hari ini ada 37 dinyatakan positif itu dari 15 rumah yg berbeda,” kata Bima Arya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Jumat (21/5/2021).
Atas persoalan ini, Bima Arya menerjunkan seluruh jajarannya ke komplek perumahan tersebut. Hal ini dilakukan menyusul pihaknya melarang segala bentuk aktivitas di lokasi itu. “Kita menurunkan full tim disana. Ada Dinkes, DLH, Disperindag, PD Pasar untuk logistik. Sterilisasi semuanya jadi semua dinas diturunkan disana sehingga komplek Griya Melati itu lockdown lah,” ucapnya.
(wib)
Lihat Juga :