Mayoritas Muslim, Peluang Bisnis Syariah Indonesia Terbuka Lebar
Minggu, 23 Mei 2021 - 02:11 WIB
Webinar yang dihelat oleh Program Studi Sarjana Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan narasumber para praktisi dari berbagai negara tersebut membahas secara komprehensif tentang tantangan dan perkembangan masa depan keuangan dan bisnis Islam.
Beberapa isu penting menjadi bahan diskusi dalam webinar, diantaranya percepatan pengembangan produk syariah yang lebih variatif dan modern, baik pada bidang keuangan dan bisnis.
Kemudian tantangan dan potensi di segala sektor yang ada pada keuangan dan bisnis syariah, seperti keterbatasan infrastruktur di ekonomi dan keuangan syariah, terutama pada pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.
"Pembahasan masa depan keuangan dan bisnis syariah ini untuk memberi wawasan kepada siswa, mahasiswa dan masyarakat tentang tantangan dan peluang keuangan dan bisnis Islam di masa depan," terang Bayu.
Sejauh ini jumlah pendaftar Seri Webinar International hingga tanggal 22 Mei 2021 mencapai 530 peserta dengan komposisi 317 berasal dari luar negeri Malaysia, Pakistan dan Philipina. Sedangkan, 213 peserta dari Indonesia baik mahasiswa, siswa SMA dan umum.
"Hal ini menunjukkan tingginya antusias masyarakat Indonesia dan International untuk mengetahui masa depan keuangan dan bisnis Syariah," kata Bayu.
Sesuai jadwal, seminar internasional yang menjadi ajang diskusi dan bertukar pikiran antara praktisi, akademisi, pelaku bisnis, dan pegiat ekonomi syariah ini diadakan dalam 4 sesi selama 4 hari, yakni setiap Sabtu mulai tanggal 22 Mei 2021 hingga tanggal 12 Juni 2021.
Beberapa isu penting menjadi bahan diskusi dalam webinar, diantaranya percepatan pengembangan produk syariah yang lebih variatif dan modern, baik pada bidang keuangan dan bisnis.
Kemudian tantangan dan potensi di segala sektor yang ada pada keuangan dan bisnis syariah, seperti keterbatasan infrastruktur di ekonomi dan keuangan syariah, terutama pada pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.
"Pembahasan masa depan keuangan dan bisnis syariah ini untuk memberi wawasan kepada siswa, mahasiswa dan masyarakat tentang tantangan dan peluang keuangan dan bisnis Islam di masa depan," terang Bayu.
Sejauh ini jumlah pendaftar Seri Webinar International hingga tanggal 22 Mei 2021 mencapai 530 peserta dengan komposisi 317 berasal dari luar negeri Malaysia, Pakistan dan Philipina. Sedangkan, 213 peserta dari Indonesia baik mahasiswa, siswa SMA dan umum.
"Hal ini menunjukkan tingginya antusias masyarakat Indonesia dan International untuk mengetahui masa depan keuangan dan bisnis Syariah," kata Bayu.
Sesuai jadwal, seminar internasional yang menjadi ajang diskusi dan bertukar pikiran antara praktisi, akademisi, pelaku bisnis, dan pegiat ekonomi syariah ini diadakan dalam 4 sesi selama 4 hari, yakni setiap Sabtu mulai tanggal 22 Mei 2021 hingga tanggal 12 Juni 2021.
Lihat Juga :