Ridwan Kamil Minta OJK dan BI Jabar Tingkatkan Edukasi Keuangan Digital
Jum'at, 21 Mei 2021 - 16:13 WIB
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menghadiri Halal Bihalal bersama OJK Jabar dan Kantor Perwakilan BI Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021). Foto/Humas Jabar
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat Jabar.
Baca juga: Kapolri Luncurkan Layanan Bebas Pulsa 110, Ridwan Kamil: Pertolongan Polisi 24 Jam
Permintaan tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama OJK Provinsi Jabar dan Kantor Perwakilan BI Jabar melalui konferensi video dari Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Baca juga: Soroti Mental Pengguna Digital, Ridwan Kamil: Kita Netizen Tidak Ramah se-Asean
Menurut Kang Emil, sapaan akrab Gubernur, masyarakat perlu menguasai literasi keuangan digital. Apalagi, pandemi COVID-19 telah memaksa semua pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, sampai masyarakat, harus berdaptasi dengan teknologi atau digital.
"Akses keuangan juga mengalami digitalisasi yang meningkat. Saya titip kepada OJK, saya dapat laporan dari warga-warga saya yang diiming-imingi investasi online juga. Jadi merambah, tidak hanya akses keuangan, tapi investasi online yang sudah mulai di seluruh lapisan masyarakat," tutur Kang Emil.
Baca juga: Kapolri Luncurkan Layanan Bebas Pulsa 110, Ridwan Kamil: Pertolongan Polisi 24 Jam
Permintaan tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama OJK Provinsi Jabar dan Kantor Perwakilan BI Jabar melalui konferensi video dari Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Baca juga: Soroti Mental Pengguna Digital, Ridwan Kamil: Kita Netizen Tidak Ramah se-Asean
Menurut Kang Emil, sapaan akrab Gubernur, masyarakat perlu menguasai literasi keuangan digital. Apalagi, pandemi COVID-19 telah memaksa semua pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, sampai masyarakat, harus berdaptasi dengan teknologi atau digital.
"Akses keuangan juga mengalami digitalisasi yang meningkat. Saya titip kepada OJK, saya dapat laporan dari warga-warga saya yang diiming-imingi investasi online juga. Jadi merambah, tidak hanya akses keuangan, tapi investasi online yang sudah mulai di seluruh lapisan masyarakat," tutur Kang Emil.
Lihat Juga :